Jakarta (ANTARA) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penguatan kapasitas dan pendanaan hijau melalui pendekatan komunitas berkelanjutan dalam inisiatif program Bumi Berseru Fest (BBF) 2026.
“Melalui Bumi Berseru Fest, Telkom tidak hanya memberikan dukungan pendanaan, tetapi juga memastikan adanya pendampingan dan penguatan kapasitas agar setiap program mampu menciptakan dampak lingkungan dan sosial yang berkelanjutan,” kata Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Adapun BBF, lanjut Hery, menjadi platform kolaborasi dan kompetisi aksi lingkungan yang dirancang untuk memperkuat inovasi hijau berbasis komunitas di berbagai daerah.
“BBF merupakan inisiatif strategis Telkom yang bertujuan mengakselerasi gerakan lingkungan melalui pendekatan kolaboratif, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kapasitas komunitas,” kata Hery.
Program ini tambah dia, mengajak generasi muda, komunitas, dan pegiat lingkungan untuk menghadirkan solusi konkret dalam menjawab tantangan perubahan iklim, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, hingga pengembangan ekonomi sirkular.
“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan komunitas menjadi kunci dalam mendorong solusi inovatif untuk menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat,” ujar Hery.
Pada penyelenggaraan tahun 2025, BBF berhasil menjaring peserta dari seluruh Indonesia dan menyeleksi 43 program terbaik yang dinilai memiliki dampak terukur dan keberlanjutan jangka panjang.
Para peserta terpilih mendapatkan dukungan pendanaan serta pendampingan implementasi program dari Telkom agar dapat mengimplementasikan ide program dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Salah satu program terpilih dalam BBF 2025 adalah berasal dari Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Malang Raya.
Program ini mengintegrasikan konservasi sumber mata air, rehabilitasi lahan, serta penguatan ekonomi sirkular dalam kerangka pembangunan desa, sehingga tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
Dukungan Telkom melalui program BBF tidak hanya berfokus pada aspek pendanaan, tetapi juga pada tata kelola program yang terukur, kolaborasi multipihak, serta memastikan dampak yang berkelanjutan.
“Pendekatan ini memastikan bahwa setiap program yang terpilih mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berimbang,” kata Hery.
Melalui program Bumi Berseru Fest, Telkom menegaskan perannya sebagai katalisator transformasi berkelanjutan dengan menghadirkan ruang kolaborasi antara korporasi, komunitas, dan masyarakat.
“Program ini diharapkan terus menjadi wadah penguatan gerakan lingkungan berbasis komunitas serta mendorong terciptanya ekosistem hijau yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar dia.
Baca juga: Telkom buka program magang khusus AI dan B2B bagi mahasiswa
Baca juga: Kemenperin: Kesiapan rantai pasok penting bagi implementasi EPR
Baca juga: Bappenas: Ekonomi sirkular kurangi emisi GRK hingga 49 persen
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































