Bulog Sumut serap 1.117 ton gabah petani pada Januari 2026

1 hour ago 1
Kami telah melakukan penyerapan sebanyak 1.117 atau 558 ton setara beras di berbagai daerah di Sumut

Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyerap 1.117 ton ton gabah kering panen (GKP) dari petani di wilayah tersebut sepanjang Januari 2026.

"Kami telah melakukan penyerapan sebanyak 1.117 atau 558 ton setara beras di berbagai daerah di Sumut," ujar Pemimpin Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Rabu.

Budi mengatakan penyerapan GKP tersebut di Kabupaten Langkat, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, Kaupaten Batu Bara, Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Lebih lanjut, ia mengatakan penyerapan gabah dari petani pada awal Januari itu belum maksimal karena panen dari petani di wilayah tersebut masih sedikit.

"Diprediksi masa panen padi dengan puncak panen diperkirakan berlangsung pada Maret hingga Mei 2026," ucapnya.

Budi mengatakan pembelian harga GKP sesuai yang telah ditetapkan pemerintah Rp6.500 per kilogram dari petani yang sudah dikemas dalam karung dan siap di angkut ke penggilingan terdekat.

Ia menambahkan gabah yang dibeli dari petani nantinya digunakan untuk kepentingan masyarakat melalui program bantuan pangan, SPHP dan untuk bantuan beras jika terjadi bencana alam.

"Saya imbau para petani untuk segera memanen padi jika sudah tiba waktunya agar hasilnya maksimal," ucapnya

Bulog Sumut menargetkan menyerap sebanyak 62.718 ton gabah kering panen guna menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut pada 2026.

Pihaknya mencatat pada 2025 serapan GKP di Sumut sebanyak 54.000 ton atau setara 27.000 ton beras, untuk menjaga stabilitas harga.

Baca juga: Dirut Bulog pastikan stok beras-minyak di Sumut masih kondisi aman

Baca juga: Bulog intensifkan pasokan beras ke wilayah terdampak bencana di Sumut

Baca juga: Bulog Sumut salurkan 320 ton beras penuhi kebutuhan warga di Nias

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |