Jakarta (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6).
Presiden Prabowo tiba di Gedung Pancasila sekitar pukul 09.35 WIB, dan pelaksanaan upacara mulai pukul 09.45 WIB, yang ditandai dengan tiupan terompet. Bertindak sebagai komandan upacara, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono.
Agenda ini dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta pelajar.
Turut hadir Presiden RI Ke-5 sekaligus Dewan Pengawas Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Ke-10 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-13 Ma'ruf Amin dan Wakil Presiden Ke-14 Gibran Rakabuming Raka.
Tampak hadir di barisan depan tamu VIP, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subianto.
Di teras Gedung Pancasila juga tampak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca juga: Usai melayat Ryamizard Presiden hadiri upacara di kantor Kemlu
Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila lahir dari pengalaman, budaya dan cita-cita untuk bisa hidup dalam satu bangsa. Pancasila merupakan pegangan yang kokoh bagi bangsa Indonesia dan menjadi pedoman dalam kehidupan bernegara, termasuk dalam perekonomian nasional.
Menurut Presiden Prabowo, perekonomian Indonesia harus berdasarkan Pancasila yang berpihak kepada rakyat dan kekayaan Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat.
Selain upacara, rangkaian kegiatan juga mencakup pembacaan teks Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Hari Lahir Pancasila 2026 yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tahun ini menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bangsa tidak cukup hanya lewat slogan, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk saat bermedia sosial.
Baca juga: Pancasila: Ideologi yang hidup, bukan pajangan upacara
Baca juga: Institut Leimena: Pancasila tegaskan nilai universal fondasi bangsa
Baca juga: Dirut ANTARA ajak Paskibraka jadi "mercusuar" nilai Pancasila
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































