Pesawat United tujuan Spanyol putar balik akibat sinyal bluetooth

1 hour ago 3

New York City (ANTARA) - Sebuah pesawat United Airlines tujuan Spanyol dari Bandara Internasional Newark Liberty putar balik pada Sabtu (30/5) setelah nama perangkat Bluetooth milik seorang penumpang yang bernada ancaman memicu peringatan keamanan, menurut media lokal pada Minggu (31/5).

Berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat Boeing 767 tersebut lepas landas sekitar pukul 18.00 waktu setempat atau (Minggu pukul 05.00 WIB) menuju Palma de Mallorca, Spanyol, tetapi kemudian berbalik arah dan mendarat kembali di Newark pada pukul 20.50 waktu setempat atau (Minggu pukul 07.50 WIB) setelah hampir tiga jam berada di udara.

Seorang penumpang yang mengunggah di media sosial mengatakan bahwa awak kabin berulang kali meminta para penumpang untuk mematikan seluruh perangkat yang dilengkapi Bluetooth, tetapi masih ada dua perangkat yang tetap aktif.

Petugas keamanan kemudian memeriksa pesawat itu setelah menemukan sebuah perangkat Bluetooth memakai nama berupa kata empat huruf bernada ancaman. Media berita penerbangan AirLive kemudian mengidentifikasi kata tersebut sebagai "BOMB".

Penerbangan itu kembali ke Newark setelah awak pesawat berkonsultasi dengan pusat operasi maskapai di Chicago. Terdapat 190 penumpang dan 12 awak pesawat di dalam penerbangan tersebut.

Para penumpang dievakuasi dengan hanya membawa paspor dan telepon seluler mereka. Setelah itu, mereka menjalani pemeriksaan ulang oleh Administrasi Keamanan Transportasi (Transportation Security Administration/TSA) serta Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (Customs and Border Protection/CBP) AS sebelum naik ke pesawat pengganti yang dioperasikan oleh awak baru.

United Airlines menolak memberikan rincian mengenai penyebab insiden tersebut. Peristiwa ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian insiden terkait keamanan yang melibatkan penerbangan United Airlines pada bulan ini. Pada Jumat (29/5), sebuah penerbangan domestik United Airlines dialihkan ke bandara lain karena masalah keamanan yang melibatkan seorang penumpang yang bertindak tidak tertib.

Sebelumnya pada Mei, nama hotspot Wi-Fi milik seorang penumpang memicu pilot United Airlines untuk memperingatkan seluruh kabin bahwa orang yang bertanggung jawab memiliki waktu 30 detik untuk mengubah nama tersebut atau akan menghadapi pemeriksaan oleh Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) setelah pesawat mendarat.

Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |