Meulaboh (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Pantai Barat selatan Aceh, agar mewaspadai potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang selama dua hari ke depan.
“Penyebab adanya potensi hujan disertai angin kencang dan petir di wilayah Pantai Barat selatan Aceh, karena karena adanya penumpukan massa udara di sekitar wilayah Aceh,” kata Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya Rijal Sains Fikri kepada ANTARA, Rabu.
Ia mengatakan fenomena penumpukan massa udara tersebut diprakirakan dapat menyebabkan adanya pertumbuhan awan hujan, sehingga mengakibatkan berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Baca juga: BNPB fokus pemantauan lanjutan rentetan bencana akibat hujan lebat
Fenomena alam tersebut juga mengakibatkan terjadinya angin kencang disertai petir, khususnya pada sore hingga malam hari di wilayah pesisir Pantai Barat selatan Aceh.
Adapun kabupaten/kota yang diprakirakan akan terjadi potensi bencana hidrometeorologi tersebut antara lain di Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Simeulue, Kota Subulussalam, hingga Kabupaten Aceh Singkil.
Rijal Sains Fikri mengatakan meski sebagai besar wilayah Pantai Barat selatan Aceh berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, kondisi tersebut
dinilai normal dan bukan berasal dari siklon tropis.
Kondisi ini juga diprakirakan dapat berpotensi terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang dan bencana alam lainnya.
Baca juga: BMKG: Waspada gelombang 4 meter di perairan Nias hingga 26 Desember
“Masyarakat kami imbau agar tetap waspada, apalagi jika melakukan perjalanan atau beraktivitas di luar rumah,” katanya.
Berdasarkan pengamatan citra satelit, wilayah Aceh saat ini juga jauh dari potensi siklon tropis, karena siklon tersebut berada di Samudera Hindia, khususnya di wilayah perairan Provinsi Bengkulu, serta tidak berpengaruh terhadap kondisi cuaca di wilayah Aceh.
BMKG juga mengimbau masyarakat yang ingin berlibur atau beraktivitas di luar ruangan, agar dapat waspada dan selalu memantau perkembangan cuaca melalui situs resmi BMKG serta memanfaatkan kanal resmi milik pemerintah, guna memantau perkembangan cuaca setiap saat, demikian Rijal Sains Fikri.
Baca juga: BMKG: Waspada November-Desember periode rawan siklon tropis terbentuk
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































