Subang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencatat bencana banjir yang terjadi sejak sepekan terakhir merendam ribuan rumah di 51 desa, tersebar di tujuh kecamatan wilayah itu.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita dalam keterangannya di Subang, Sabtu, menyampaikan sejak banjir terjadi hingga saat ini pemerintah daerah telah melakukan penanganan darurat untuk membantu warga yang terdampak banjir, antara lain memantau kondisi banjir di sejumlah titik dan memastikan warga terdampak banjir aman dan sehat.
Selain itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang mendirikan dapur umum di setiap desa yang dilanda banjir guna memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak meluapnya beberapa sungai di wilayah Subang.
Baca juga: Kemensos pastikan kebutuhan ribuan korban banjir di Subang tercukupi
Dalam penanganan banjir di daerahnya, Bupati Subang juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar badan tersebut memperhatikan kondisi tanggul sungai-sungai, sehingga tidak jebol yang bisa memperparah banjir.
Berdasarkan catatan BPBD setempat, hingga Sabtu pagi ini, banjir di wilayah Subang telah merendam 7.536 rumah yang tersebar di 51 desa, tujuh kecamatan. Sebanyak 13.541 Kepala Keluarga (KK) atau 36.060 jiwa terdampak banjir tersebut.
Selain itu banjir yang telah berlangsung selama sepekan juga dilaporkan telah merendam 27 sarana ibadah, 20 sekolah, dan 2.884 hektare areal persawahan.
BPBD Subang melaporkan terdapat 276 KK atau 645 jiwa yang mengungsi akibat rumahnya terendam banjir.
Baca juga: BPBD Jabar catat 28 kecamatan terdampak banjir di Karawang dan Subang
Sembilan kecamatan yang dilanda banjir, sesuai dengan data BPBD Subang antara lain:
- Kecamatan Pusakanagara (Desa Mundusari, Kotasari, Pusakaratu, Gempol, Rancadaka, Patimban dan Desa Kalentambo)
- Kecamatan Ciasem (Desa Pinangsari, Dukuh, Ciasem Tengah, Ciasem Baru dan desa Ciasem Hilir)
- Kecamatan Blanakan (Desa Muara, Tanjungtiga, Cilamaya Girang, Langensari, Blanakan, Rawamekar, Jayamukti, Rawameneng dan Desa Cilamaya Hilir)
- Kecamatan Pusakajaya (Desa Pusakajaya, Karanganyar, Cigugur Kaler, Bojongjaya, Kebondanas, Cigugur, Rangdu dan Desa Bojong Tengah)
- Kecamatan Sukasari (Desa Anggasari, Batangsari, Curugreja, Mandalawangi, Sukamaju, Sukareja dan Desa Sukasari)
- Kecamatan Legonkulon (Desa Bobos, Karangmulya, Legonkulon, Legonwetan, Mayangan, Pangarengan dan Desa Tegalurung)
- Kecamatan Pamanukan (Desa Bongas, Pamanukan, Rancahilir, Lengkongjaya, Rancasari, Mulyasari, Pamanukan Hilir dan Pamanukan Sebrang)
Bupati menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir itu dan meminta warga bersabar. Pemkab Subang, lanjutnya, telah menugaskan aparat desa agar logistik disalurkan langsung ke masyarakat melalui RT.
Pihaknya berkomitmen penuh melakukan berbagai upaya penanggulangan banjir serta memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.
Baca juga: 14 desa di Kabupaten Subang-Jabar dilanda banjir
Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































