Serang (ANTARA) - Banjir di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten, dilaporkan mencapai ketinggian hingga 120 sentimeter, yang memaksa warga meningkatkan kesiagaan dan sebagian harus mengungsi ke tempat aman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, di Serang, Selasa, mengatakan Kecamatan Carenang menjadi salah satu wilayah dengan genangan air cukup tinggi akibat curah hujan lebat dan luapan sungai.
"Tinggi Muka Air (TMA) banjir di Kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang terpantau antara 100 hingga 120 sentimeter. Sementara di Perumahan Grand Mekarsari ketinggian air berkisar 30 hingga 60 sentimeter," ujarnya.
Kecamatan Carenang termasuk dalam delapan kecamatan yang kembali terdampak banjir setelah sebelumnya sempat dinyatakan surut. Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Binuang, di mana TMA di Desa Cakung dilaporkan mencapai 100-120 sentimeter.
Baca juga: Polisi masih siaga di lokasi banjir dan pengungsian wilayah Karawang
Akibat kenaikan debit air ini, BPBD mencatat ratusan warga di Carenang masih bertahan di pengungsian. Di Kampung Perumahan Grand Mekarsari terdapat 80 Kepala Keluarga (KK) atau 250 jiwa yang mengungsi, sementara di Kampung Selawe Desa Mekarsari tercatat 150 KK atau 215 jiwa terdampak.
"Secara keseluruhan untuk Kecamatan Carenang, jumlah pengungsi saat ini tercatat sebanyak 155 KK," katanya
Guna menangani kondisi darurat tersebut, BPBD Kabupaten Serang telah melakukan dropping perahu evakuasi, salah satunya di Ponpes Darul Hikmah Syekh Ciliwung, Kecamatan Carenang. Tim juga telah mengirimkan logistik serta melakukan asesmen dan evakuasi di Kampung Salawe.
Ajat mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang masih mungkin terjadi.
"Kami meminta warga siap melakukan evakuasi apabila terjadi kenaikan muka air dan aliran sungai yang terus meningkat," pungkas nya.
Baca juga: Banjir semeter di Cakung Barat, warga desak pemerintah bertindak cepat
Baca juga: Status tanggap darurat bencana di Serang meluas ke 86 Desa
Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































