Ariana Grande hadapi gangguan penggemar di acara premier film

2 months ago 14

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi sekaligus aktris Ariana Grande menghadapi gangguan dari penggemar saat menghadiri acara premier film "Wicked: For Good" di Singapura pada Kamis (13/11).

Menurut warta People pada Kamis (13/11), ada seorang pria yang berlari menerobos barisan fotografer menuju ke arah Ariana dan pemeran film yang lain dalam acara premier film di Universal Studios Singapura.

Pria yang terlihat memakai baju putih dan celana pendek itu kemudian melingkarkan lengannya ke tubuh Ariana dan menariknya mendekat saat pemeran Glinda dalam film "Wicked: For Good" itu berusaha melepaskan diri.

Cynthia Erivo, pemeran Elphaba dalam film "Wicked: For Good", segera berusaha menempatkan dirinya di antara Ariana dan pria itu sambil berteriak kepadanya sampai petugas keamanan turun tangan.​​​​​​​​​​​​​​

Ariana Grande terlihat menarik napas panjang berulang kali setelah kejadian itu, sementara Cynthia Erivo dan Michelle Yeoh​​​​​​​ berusaha menenangkannya.

Baca juga: Ariana Grande menangis berkali-kali saat coba gaun untuk Wicked

Para penggemar dengan cepat mengidentifikasi pria yang menyerang Ariana Grande sebagai Johnson Wen, yang dikenal sebagai "Pyjama Man."

Wen bahkan mengunggah videonya saat menubruk Ariana Grande di Instagram disertai tulisan, "Dear Ariana Grande, Thank You for letting me Jump on the Yellow Carpet with You."

Ini bukan kali pertama Wen muncul dan membuat kehebohan dalam acara selebritas.

Dia sebelumnya melompat ke panggung pertunjukan Katy Perry dan menerobos konser The Weeknd.

Menurut warta BBC, pengadilan Singapura​​​​​​​ mendakwa Wen telah melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

Jika terbukti bersalah, Wen dapat dikenai denda hingga 2.000 dolar Singapura atau sekira Rp25,8 juta.

Baca juga: Spotify hadirkan pengalaman khusus bagi penggemar Ariana Grande

​​​​​​​Baca juga: Amanda Seyfried enam kali ditolak memerankan Glinda dalam "Wicked"

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |