Anggota DPR sebut perlintasan sebidang perlu lengkapi palang otomatis

3 hours ago 2
Semua perlintasan sebidang itu sebaiknya dilakukan dengan palang yang otomatis.

Cirebon (ANTARA) - Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady menyebut perlintasan sebidang, termasuk di Kota Cirebon, Jawa Barat, perlu dilengkapi palang pintu otomatis sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

"Semua perlintasan sebidang itu sebaiknya dilakukan dengan palang yang otomatis,” kata Hamka saat kunjungan kerja Komisi V DPR, di Kota Cirebon, Kamis.

Ia mengatakan perlintasan sebidang masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian, karena jumlahnya cukup banyak dan masih berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Menurut dia, sejumlah kecelakaan yang terjadi selama ini banyak disebabkan oleh perlintasan sebidang yang tidak dijaga atau belum memenuhi persyaratan pengamanan.

"Berdasarkan kejadian-kejadian yang lalu, sudah cukup banyak korban yang disebabkan dengan adanya perlintasan sebidang yang tidak dijaga atau tidak memenuhi persyaratan-persyaratan penjagaan," katanya.

Ia memastikan pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta kementerian terkait telah menyiapkan langkah penanganan, untuk meningkatkan keamanan di perlintasan sebidang.

“Sesuai dengan arahan Presiden yang mau melihat bagaimana persoalan perlintasan sebidang ini bisa terselesaikan dalam waktu jangka pendek maupun jangka panjang. Hari ini kami hadir di Cirebon,” ujarnya pula.

Dia menuturkan, selain pembangunan flyover dan underpass di sejumlah lokasi, peningkatan sistem pengamanan dinilai menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

Hamka mengatakan keberadaan palang pintu otomatis dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan, terutama pada perlintasan dengan lalu lintas kendaraan yang tinggi.

Pengamanan perlintasan, kata dia lagi, perlu didukung dengan ketersediaan petugas penjaga agar operasional di lapangan berjalan optimal.

Ia menyampaikan pula upaya penguatan pengamanan tersebut, perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan saat melintas di jalur kereta api.

"Prinsipnya adalah perilaku masyarakat juga ini kadang kala kita tidak bisa pastikan. Oleh karena itu, selalu saya menyampaikan kepada PT KAI, tolong dijaga," ujarnya.

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Sigit Winarto mengatakan seluruh perlintasan sebidang di Kota Cirebon saat ini telah dilengkapi palang pintu dan dijaga petugas.

Ia menuturkan pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, seiring tingginya aktivitas kendaraan pada sejumlah titik perlintasan di Kota Cirebon.

"Yang menjadi krusial adalah ternyata dengan adanya perlintasan sebidang, volume kendaraan di jalannya tinggi. Maka solusinya di tahun depan akan ada satu pembangunan flyover di Krucuk atau di Jalan Slamet Riyadi," kata dia lagi.

Baca juga: Pengamat: Penutupan perlintasan sebidang ideal ciptakan keselamatan

Baca juga: Keselamatan Perlintasan Tanggung Jawab Bersama, KAI Telah Tutup 144 dari 172 Titik Prioritas

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |