Jakarta (ANTARA) - Mengalami ketidaknyamanan di pergelangan kaki kiri yang diderita Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi salah satu faktor terhentinya ganda putra Indonesia ini dari babak semifinal BWF World Tour Finals 2025.
Dalam pertandingan semifinal di Hangzhou Olympic Sports Center Gymnasium, Hangzhou, Sabtu, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dipaksa mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dua gim langsung 9-21, 11-21.
"Memang ada sedikit kendala pada kondisi Reza, khususnya di kaki kiri bagian pergelangan. Hal itu membuat Reza tidak bisa bermain dengan terlalu leluasa hari ini. Meski begitu, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik di pertandingan tadi," kata Sabar dalam keterangan tertulis PBSI pada Sabtu.
Reza mengkonfirmasi cederanya sudah dirasakan kala pertandingan ketiga babak penyisihan grup kemarin.
Baca juga: Jojo berharap terhindar dari cedera jadi resolusinya tahun 2026
Namun kondisinya tak separah yang dialaminya sekarang. Reza telah menjalani perawatan dan terapi tapi ketidaknyamanan di pergelangan kaki kirinya itu masih begitu terasa ketika bertanding.
"Karena ingin tampil maksimal untuk bisa menuju semifinal, kemarin masih saya paksakan dan rasa sakitnya belum separah hari ini," kata Reza yang juga baru saja menyumbangkan dua medali emas untuk Indonesia dari SEA Games 2025 ini.
"Sebenarnya sudah ada terapi tetapi mungkin itu belum cukup. Di pertandingan tadi pun, untuk melangkah saja masih terasa sangat sakit jadi memang cukup mengganggu dan saya jadi tidak bisa bermain dengan leluasa," imbuhnya.
Baca juga: Jafar/Felisha akan evaluasi konsistensi permainan
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































