Akses Blangkejeren-Kutacane kembali terhubung, harga di pasar beranjak stabil

1 week ago 4

Gayo Lues, Aceh (ANTARA) - Harga berbagai bahan pokok di Pasar Rakyat Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh beranjak stabil setelah jalan utama penghubung Blangkejeren-Kutacane yang terdampak bencana banjir bandang pada akhir 2025 lalu kembali pulih.

Jalur tersebut sangat vital karena juga menghubungkan Kota Medan dan sejumlah wilayah di Aceh seperti Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

Salah seorang pedagang di pasar tersebut, Risma (50) mengaku harga ikan nila dan mas sempat menyentuh angka Rp65.000 per kilogram (kg). Kini, harga cenderung stabil di angka Rp35.000 per kg.

"Sudah banyak turunnya, kemarin itu kan (harga ikan) sempat sampai Rp65.000," katanya kepada ANTARA di Gayo Lues, Rabu.

Baca juga: TNI AD bangun jembatan modular hubungkan tiga kecamatan di Aceh Utara

Senada dengan itu, Mamak Putra yang merupakan pedagang ayam potong mengaku harga satu ekor ayam bisa mencapai Rp110.000 pada saat bencana banjir melanda wilayah tersebut.

"Saat ini harganya Rp80.000 satu ekor," ujarnya.

Mamak Putra menjajakan dagangannya di Pasar Rakyat Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh pada Rabu (28/1/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menekankan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap pemulihan konektivitas jalur lintas tengah Aceh, khususnya ruas dari arah Kutacane menuju Blangkejeren hingga Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Penanganan ruas Jalan Blangkejeren–Batas Kabupaten Gayo Lues/Aceh Tenggara telah dilaksanakan Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dengan mengerahkan alat berat berupa excavator dan wheel loader untuk mempercepat pembersihan material longsor.

"Hampir semua kendaraan sudah bisa lewat, sehingga aset logistik, kendaraan berat, BBM, dan kebutuhan lainnya sudah bisa masuk dari arah Kutacane menuju Blangkejeren atau ke Gayo Lues," ucap Dody (10/1).

Baca juga: TNI AD bangun 33 MCK di Aceh Utara atasi "WC terbang" penyintas banjir
Baca juga: Keterbatasan tak halangi anak-anak di Gayo Lues untuk tetap mengaji

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |