Ahli gizi bagikan cara tingkatkan penyerapan zat besi pada anak

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Anak-anak membutuhkan semua nutrisi penting dari makanan bergizi untuk tumbuh dewasa, termasuk zat besi untuk pertumbuhan optimal.

Ditulis laman Hindustan Times, Kamis (19/2) waktu setempat, menurut situs web Mayo Clinic, zat besi membantu memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Zat besi juga membantu otot menyimpan dan menggunakan oksigen.

“Jika anak-anak kekurangan zat besi, hal itu akan memengaruhi perkembangan otak, kekebalan tubuh, pertumbuhan, fokus, dan daya ingat mereka”, kata ahli nutrisi klinis Nikkie Malhotra.

Terkadang, bahkan ketika kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi, anak-anak mungkin menunjukkan gejala penyakit kekurangan gizi tertentu.

Nikkie membagikan cara meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan pada anak-anak di antaranya menambahkan lemon atau amla ke dalam makanan yang kaya zat besi, padukan lemon dengan kacang lentil, dan hindari minum susu satu jam sebelum dan sesudah mengonsumsi makanan kaya zat besi.

Baca juga: Kiat menambah asupan zat besi dalam pola makan

Ahli gizi tersebut juga membagikan daftar makanan yang kaya zat besi dan sangat cocok untuk diet anak, gula merah (gur), kismis hitam, bit, bayam, rajma, chana, ragi dan biji wijen.

Kekurangan zat besi menyebabkan anak mengalami gejala kulit pucat, lingkaran hitam bawah mata, tempramen, energi rendah, fokus yang buruk, infeksi sering terjadi dan rambut rontok.

Jika seorang anak berulang kali mengalami kelelahan, ahli gizi menyarankan untuk memeriksa hitung darah lengkap (CBC), feritin, dan profil zat besi.

Nikkie mengatakan alasan umum penyerapan zat besi rendah pada anak karena kebiasaan konsumsi makanan yang dibarengi dengan susu. Kalsium dalam susu yang diminum saat makan menghambat penyerapan zat besi.

“Konsumsi teh atau cokelat mendekati waktu makan. Tanin yang terkandung di dalamnya mengurangi penyerapan zat besi,” katanya.

Zat besi juga membutuhkan vitamin C agar dapat diserap tubuh dengan baik. Infeksi cacing juga menjadi penyebab umum kekurangan gizi pada anak dan kesehatan usus yang buruk mengakibatkan pencernaan buruk.

Baca juga: Ahli gizi sebut zat besi penting bagi peningkatan performa olahraga

Baca juga: Cara alami cegah anemia dengan makanan penambah darah

Baca juga: Kenali gejala anemia yang pengaruhi perkembangan saraf dan otak anak

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |