90 persen sekolah Tanjung Priok CKG, dorong perilaku sehat

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Puskesmas Tanjung Priok menyebut pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) berdampak nyata, yang mana di Tanjung Priok, lebih dari 90 persen dari 198 sekolah telah melaksanakan CKG, sehingga mendorong deteksi dini, perubahan perilaku jadi lebih sehat.

“Hari ini merupakan peringatan satu tahun pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis. Dari 198 sekolah yang ada di Kecamatan Tanjung Priok, lebih dari 90 persen sudah melaksanakan CKG,” ujar Kepala Puskesmas Tanjung Priok Vita ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Menkes: Program CKG jadi strategi preventif perkuat BPJS Kesehatan

Vita mengatakan capaian ini menjadi bagian dari peringatan satu tahun pelaksanaan CKG. Melalui pelaksanaan CKG di sekolah dan wilayah, program ini tidak hanya berfungsi sebagai skrining kesehatan, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan sejak dini, pembentukan kesadaran hidup sehat, serta pendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

Kementerian Kesehatan menempatkan CKG sebagai bagian dari strategi pembangunan kesehatan jangka panjang yang dimulai dari lingkungan pendidikan dan komunitas, dengan pendekatan preventif, deteksi dini, dan tindak lanjut pemeriksaan kesehatan.

Dampak program CKG juga dirasakan langsung oleh peserta didik. Siswa Sekolah IPEKA Sunter Nathan (16), yang telah mengikuti CKG untuk kedua kalinya mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan membantunya mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih dini.

"Saya mendapatkan masukan dari beberapa dokter, salah satunya kondisi mata saya yang menganjurkan saya untuk segera ke dokter, karena faktanya memang minusnya bertambah banyak. Terima kasih untuk program ini, dan saya merasa terbantu," ujar Nathan.

Baca juga: Wamentrans: Program CKG bukti negara hadir, jamin hak masyarakat

Baca juga: Kemenkes fokus tata pelaksanaan program CKG mulai 2026

Hal serupa disampaikan siswi Sekolah IPEKA Sunter Callista (17). Dia menyebut bahwa pemeriksaan kesehatan memberikan pemahaman baru tentang kondisi kesehatannya serta mendorong perubahan pola hidup.

“Melalui CKG, akhirnya saya tahu bahwa mata saya ada sedikit kekurangan dalam melihat jarak jauh dan dianjurkan untuk makan buah dan sayur serta semakin rajin berolahraga. Menurut saya CKG ini bermanfaat untuk saya,” kata Calista.

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |