Menkes: Lebih dari 4,5 juta orang ikut CKG sejak awal 2026

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, lebih dari 4,5 juta masyarakat telah mengikuti CKG sejak awal 2026, dengan fokus utama pada deteksi dan pengobatan hipertensi, diabetes, obesitas, serta kesehatan gigi.

Dia mengatakan, Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, dan kini bukan lagi sekadar untuk mendeteksi penyakit, tetapi memastikan masyarakat langsung mendapatkan pengobatan.

"Tujuan akhirnya sederhana, jangan sampai masyarakat terlambat berobat. Jalur utama agar masyarakat sehat bukan hanya tahu, tapi benar-benar memastikan kita tidak sedang kurang sehat," kata Budi ketika dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu.

Budi mengatakan, perubahan pendekatan ini menjadi pembeda utama program CKG pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

"Yang paling penting sekarang, Cek Kesehatan Gratis itu bukan hanya dicek, tapi juga diobati. Kalau tekanan darahnya normal tidak perlu diobati, tapi kalau tinggi harus diobati. Gula darah juga sama, kalau tinggi harus langsung diobati," kata Budi.

Menkes menambahkan, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes kerap dianggap sepele karena tidak langsung menimbulkan keluhan. Padahal, jika tidak ditangani sejak dini, dampaknya bisa fatal.

Selain fokus pada pengobatan, pihaknya juga mendorong agar CKG dilakukan secara rutin minimal satu kali setiap tahun, terutama bagi masyarakat dengan faktor risiko penyakit kronis.

"Cek Kesehatan Gratis itu harus dilakukan setiap tahun sekali. Apalagi kalau sudah punya darah tinggi atau gula, itu wajib rutin," katanya.

Pelaksanaan CKG juga kini diperluas, tidak hanya di puskesmas, tetapi menjangkau sekolah, tempat kerja, hingga berbagai institusi lainnya.

Di Kota Semarang, katanya, perluasan ini membuahkan hasil positif. RSUP dr. Kariadi bersama pemerintah daerah berhasil mencatatkan rekor MURI dengan melaksanakan CKG di 53 perusahaan dalam waktu kurang dari lima hari.

"Kalau karyawannya sehat, keuangannya juga sehat. Jangan tunggu sakit baru periksa," katanya.

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |