Jakarta (ANTARA) - Wisatawan dan para pembeli (buyers) yang hadir dalam ajang pameran pariwisata bertajuk "Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026" mencari pengalaman wisata yang berbeda dan tidak ditemukan di negara asal mereka, termasuk keindahan alam, budaya, serta beragam paket wisata di Indonesia.
Ketua Steering Committee "WITF 2026" Budi Tirtawisata mengatakan pengalaman menjadi salah satu hal yang dicari buyers ketika memilih produk wisata Indonesia, bukan sekadar akomodasi seperti hotel.
"Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa memberikan pengalaman di Indonesia. Bukan hanya jualan hotel, tetapi selain hotel, paket-paket tour apa lagi?," kata Budi di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Akses pariwisata ke Indonesia diperkuat lewat "WITF 2026"
Budi mengatakan pengalaman wisata yang berbeda yang dicari mencakup keberagaman dan keindahan destinasi yang dimiliki oleh Indonesia.
Contohnya, seperti pengalaman menikmati matahari terbit di Candi Borobudur melalui tur matahari terbit (sunrise tour) yang dimulai sekitar pukul 4 pagi sebagai salah satu pengalaman yang tidak mudah ditemukan di negara lain.
Dengan adanya potensi itu, Kementerian Pariwisata bersama Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan "WITF 2026" sebagai upaya memastikan ketersebaran peserta pelaku industri (seller) dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan hingga Maluku.
Baca juga: WITF 2025 dihadirkan untuk tingkatkan mobilitas wisatawan nusantara
"Kita mencoba untuk mencari ketersebaran daripada destinasi di Indonesia," ujarnya.
Di sisi buyer, Budi mengatakan peserta yang masuk dalam "WITF 2026" sebelumnya telah dikurasi dari lebih dari 35 negara. Kurasi dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain ketersediaan penerbangan langsung dan kemudahan visa ke Indonesia.
"Kita cari yang ada penerbangan langsung, misalnya. Kita cari yang visanya lebih mudah ke Indonesia. Jadi buat mereka itu bisa memberikan pengalaman atau paket-paket tur kepada klien-klien mereka," katanya.
Baca juga: WITF 2025 libatkan 300 peserta pameran dari 22 provinsi
"WITF 2026" mengusung tema "Beyond Borders: Shaping the Future of Indonesian Tourism" dan akan digelar pada 15-17 Oktober 2026 di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Penyelenggaraan WITF yang memasuki tahun ketiga itu diarahkan untuk mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan para pengambil keputusan dan buyer dari berbagai pasar melalui platform B2B Tourism Tradeshow.
"WITF 2026" akan mempertemukan puluhan operator tur, agen perjalanan, hotel, perusahaan transportasi, maskapai, kereta penumpang, desa wisata, liveaboard, theme park, restoran, kebugaran, serta berbagai produk dan layanan wisata penunjang lainnya.
Pada sisi permintaan, "WITF 2026" mengundang lebih dari 100 buyer internasional dari 34 negara yang akan dipertemukan dengan para eksibitor Indonesia melalui rangkaian business matching.
Baca juga: Seabef dan WITF 2025 disebut ciptakan lapangan kerja dan perkuat UMKM
Baca juga: Seabef dan WITF 2025 diharapkan tingkatkan posisi industri MICE
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































