WBO ingatkan Sheeraz dan Zhanibek segera capai kesepakatan duel

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - World Boxing Organization (WBO) mengingatkan tim juara dunia kelas super menengah (76,2 kg) Hamzah Sheeraz dan penantang Zhanibek Alimkhanuly segera mencapai kesepakatan terkait duel wajib untuk gelar juara yang diperintahkan organisasi tersebut.

"Jika para pihak gagal mencapai dan menyerahkan kesepakatan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, Komite Kejuaraan Dunia WBO akan memerintahkan proses lelang penawaran (purse bid)," demikian pernyataan WBO melalui media sosial resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

WBO menjelaskan bahwa promotor kedua petinju, yakni Top Rank dan Queensberry Promotions, secara bersama-sama telah mengajukan petisi untuk meminta perpanjangan waktu selama satu minggu. Permintaan tersebut diajukan agar kedua pihak memiliki kesempatan tambahan untuk melanjutkan negosiasi dan mencapai kesepakatan mengenai pertarungan tersebut.

Atas permintaan tersebut, WBO memberikan perpanjangan waktu kepada kedua pihak hingga 10 September 2026 paling lambat pukul 17.00 Waktu Standar Atlantik (AST) untuk menyelesaikan serta menyerahkan kesepakatan kepada organisasi tinju dunia tersebut.

Perpanjangan waktu itu menjadi kesempatan bagi promotor untuk menyelesaikan sejumlah detail pertarungan, termasuk kemungkinan tanggal dan lokasi pertandingan serta pembagian hak promosi dan pendapatan yang menjadi bagian dari proses negosiasi.

Baca juga: WBC rilis peringkat tinju putra, Jepang dominasi tiga divisi

Apabila hingga batas waktu yang telah ditetapkan tidak tercapai kesepakatan, maka WBO akan membuka proses lelang penawaran sesuai dengan peraturan organisasi. Dalam mekanisme tersebut, promotor yang memberikan penawaran terbaik akan memperoleh hak untuk mempromosikan pertarungan.

Sebelumnya, WBO secara resmi menetapkan Zhanibek sebagai penantang wajib (mandatory challenger) dan memerintahkan Sheeraz untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas super menengah miliknya melawan petinju asal Kazakhstan tersebut.

Sheeraz merebut gelar juara dunia kelas super menengah WBO yang lowong setelah mengalahkan petinju Jerman, Alem Begic, melalui knockout (KO) pada ronde kedua di Giza, Mesir pada Mei 2026.

Petinju asal Inggris itu kemudian berhasil melewati pertahanan gelar pertamanya dengan mengalahkan Simon Zachenhuber melalui keputusan mayoritas (majority decision) dalam pertarungan yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi pada Juli 2026.

Dengan status juara dan rekor 24 kemenangan (19 KO) dan satu hasil seri, Sheeraz kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat untuk mempertahankan sabuk juara dunia WBO untuk kedua kalinya.

Zhanibek merupakan mantan juara dunia kelas menengah WBO yang mengosongkan gelarnya pada Juli 2026 setelah memutuskan naik ke kelas super menengah. Petinju Kazakhstan tersebut juga belum terkalahkan dengan membukukan 17 kemenangan, termasuk 12 KO.

Pertarungan melawan Sheeraz sekaligus menjadi kesempatan bagi Zhanibek untuk langsung mencatatkan prestasi besar setelah naik kelas. Jika mampu mengalahkan Sheeraz, Zhanibek berpeluang menjadi juara dunia di dua kelas berbeda.

Baca juga: Juara WBC Ryan Garcia targetkan atasi Benn hanya dalam lima ronde

Baca juga: Juara WBC Fundora hadapi Hadribeaj untuk pertahanan gelar

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |