Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan Departemen Pertahanan untuk membeli energi dari pembangkit listrik tenaga batu bara, sebagai upaya menopang industri yang sedang lesu.
Perintah itu “mengarahkan Departemen Perang untuk bekerja langsung dengan pembangkit batu bara dalam perjanjian pembelian listrik yang baru, memastikan bahwa kita memiliki pasokan listrik yang lebih andal serta jaringan listrik yang lebih kuat dan tangguh,” kata Trump pada Rabu (11/2), merujuk pada Departemen Pertahanan.
“Kita akan membeli banyak batu bara melalui militer sekarang, dan itu akan lebih murah, serta sebenarnya jauh lebih efektif dibandingkan yang telah kita gunakan selama bertahun-tahun, dan sekali lagi, dengan kemajuan lingkungan yang telah dicapai pada batu bara, itu akan sama bersihnya,” ucapnya.
Trump menambahkan bahwa di bawah kepemimpinannya, Amerika Serikat akan menjadi pengekspor energi secara besar-besaran.
Trump telah lama berupaya menopang industri batu bara Amerika, tetapi sektor tersebut terus mengalami penurunan karena sumber energi lain semakin meningkatkan pangsa pasar dalam produksi listrik.
Data dari Badan Informasi Energi AS memprediksi penurunan sebesar 2 persen dalam produksi listrik berbasis batu bara pada musim dingin ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, produksi dari tenaga surya dan hidro diperkirakan meningkat drastis sebesar 14 persen, dan tenaga angin diproyeksikan naik 4 persen.
Secara keseluruhan, lembaga federal tersebut memperkirakan penurunan produksi listrik berbasis batu bara sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Di tengah proyeksi suram tersebut, Trump mengarahkan Departemen Energi untuk mengarahkan pendanaan kepada pembangkit batu bara di West Virginia, Ohio, dan North Carolina “agar tetap beroperasi dan menjaga pembangkit tersebut tetap dibuka.”
Tidak jelas dalam bentuk apa pembayaran yang diarahkan Trump kepada Departemen Energi, akan tetapi ia menegaskan bahwa “industri batu bara tidak memerlukan subsidi, karena Anda menghasilkan uang dengan batu bara.”
“Batu bara adalah salah satu sumber energi dengan harga terendah, dan mungkin dianggap oleh hampir semua orang sebagai yang dapat diandalkan,” tambahnya.
Sumber: Anadolu
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































