Wamenekraf tekankan usaha kreatif perlu tujuan agar berkelanjutan

2 months ago 25

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menekankan fondasi utama usaha kreatif tidak hanya bertumpu pada pencapaian komersial, tapi memiliki tujuan (purpose) yang jelas untuk memberikan dampak positif bagi komunitas agar berkelanjutan.

“Brand yang kuat lahir dari niat yang jelas. Produk yang membawa nilai budaya, kualitas, dan dampak positif akan selalu memiliki ruang, bahkan di tengah perubahan teknologi,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Rabu.

Irene mengatakan Kemenekraf mendukung pertumbuhan usaha kreatif melalui program strategis yang tertuang dalam Asta Ekraf, untuk memperkuat fondasi dan arah bisnis pelaku kreatif. Dukungan mencakup perluasan akses pasar internasional, penguatan kapasitas SDM, hingga perlindungan kekayaan intelektual agar brand lokal aman menembus pasar global.

Baca juga: Wamenekraf dorong pelestarian jamu sebagai identitas kuliner Indonesia

Program ini dirancang agar usaha kreatif tidak hanya berkelanjutan secara ekonomi, tetapi juga bertumbuh dalam jangka panjang, dengan purpose yang jelas, siap bersaing di kancah internasional.

Hal itu juga yang ia bagikan dalam acara BCA Young Community (BYC) Fest 2025 dalam talkshow “Building Purpose Driven Creative Enterprises”. Wamen Ekraf menekankan pentingnya profesionalisasi usaha, pemanfaatan peluang ekspor, dan kompetisi sebagai pemicu peningkatan kualitas.

“Jika produk lokal kuat di pasar domestik, peluang menembus pasar global akan semakin besar,” tuturnya.

Baca juga: Wamenekraf dorong peningkatan kualitas animasi lokal "Riki Rhino 2"

Acara ini menghadirkan 28 booth karya kreatif dan ratusan pelaku usaha muda anggota BYC, sekaligus menyediakan ruang jejaring dan kolaborasi untuk menginspirasi generasi muda membangun usaha kreatif yang berorientasi tujuan (purpose driven) dan memberikan kontribusi nyata bagi komunitas.

Dalam sesi dialog interaktif, peserta membahas tantangan mulai dari pemasaran digital, logistik, hingga perlindungan kekayaan intelektual. Menurut Direktur BCA, Haryanto Tiara Budiman, acara tahunan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas generasi muda, membangun jejaring, dan membuka peluang kolaborasi lintas industri.

Baca juga: Wamenekraf dorong penguatan daerah untuk wujudkan ekonomi restoratif

“BYC Fest 2025 menghadirkan platform nyata bagi anggota untuk belajar, berinovasi, dan mempersiapkan usaha kreatif mereka agar tidak hanya profit oriented, tetapi juga menciptakan peluang dan manfaat nyata,” ujarnya.

BYC yang berdiri sejak 2014 telah menjadi wadah berjejaring bagi nasabah muda BCA Solitaire-Prioritas berusia 18–35 tahun, dan saat ini memiliki lebih dari 11.000 anggota. BYC Fest 2025 mengangkat tema “Bold Moves, Unleash the Next”, memfasilitasi pengembangan networking dan pengetahuan bisnis melalui sesi stage interaktif, lokakarya, dan kegiatan kolaborasi di seluruh venue.

Baca juga: Wamenekraf sebut perlu ruang bagi pegiat kreatif untuk perluas usaha

Baca juga: Wamenekraf mendorong pelaku usaha kreatif untuk berkolaborasi

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |