Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat memberi semangat jujur gembira kepada peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari ketiga guna memastikan pelaksanaannya berjalan tertib dan kondusif.
Ia menyampaikan pesan semangat itu kepada para murid kelas XII SMA Negeri 54 Jakarta dan SMK Negeri 26 Jakarta.
“Alhamdulillah, sampai saat ini TKA berjalan dengan lancar hampir di seluruh Indonesia, dari ujung barat sampai ke ujung timur. Tidak ada hambatan yang berarti. Saya melihat pelaksanaannya dilalui dengan optimisme, kegembiraan, dan berlandaskan kejujuran,” ujar Wamendikdasmen Atip di Jakarta pada Rabu.
Lebih lanjut, Atip menegaskan kembali bahwa TKA tidak menentukan kelulusan karena kelulusan merupakan kewenangan satuan pendidikan.
“TKA ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan akademik individu, yang nantinya memiliki beragam manfaat, di antaranya sebagai pertimbangan melanjutkan ke jenjang berikutnya, termasuk ke perguruan tinggi,” imbuhnya.
Sekolah-sekolah yang melaksanakan TKA pun telah melakukan berbagai persiapan sebaik mungkin.
Baca juga: Kemendikdasmen tindak lanjuti video live pengerjaan soal TKA
Kepala Sekolah SMK Negeri 26 Jakarta Rina Mulyati menyampaikan pihaknya telah melakukan persiapan matang, mulai dari perangkat hingga infrastruktur jaringan, guna memastikan 547 siswa dapat mengikuti TKA dengan baik.
Rina juga memandang TKA berguna bagi siswa dan sekolah untuk memberi gambaran terkait kemampuan akademik dan kelanjutan studi ke depannya.
“Menurut saya, TKA memberi kita gambaran kemampuan anak-anak, sehingga mereka bisa lebih tepat memilih pendidikan berikutnya,” ujarnya.
Adapun pelaksanaan TKA hari ketiga di berbagai daerah, termasuk Jakarta, menunjukkan antusiasme dan kesiapan yang baik dari siswa, sekolah, dan pemerintah.
Baca juga: Gubernur Jambi: TKA pedoman kualitas siswa di daerah
Baca juga: Wamendikdasmen tinjau TKA di Bandung, pastikan aman, jujur, gembira
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































