Deddy Mizwar tulis skenario film "Rumah Tanpa Cahaya"

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Figur perfilman Indonesia Deddy Mizwar menulis skenario film drama keluarga terbaru berjudul "Rumah Tanpa Cahaya" (2026).

"Rumah Tanpa Cahaya tentang kehilangan dan bagaimana cinta seorang ibu tetap hidup serta membimbing keluarganya ketika ia sudah tiada," ujar Deddy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Skenario film tersebut ditulis oleh Syaikhu Luthfi, Deddy Mizwar, Zairin Zain, Odi Harahap, Amiruddin Olland, dan Rafi Muhammad Zuhdi. Odi Harahap bertindak sebagai sutradara film "Rumah Tanpa Cahaya".

Sebelumnya, Zairin Zain dan Deddy Mizwar pernah berkolaborasi dalam produksi film drama komedi yang dirilis pada 2010 berjudul “Alangkah Lucunya (Negeri Ini)".

Film terbaru yang diproduksi Citra Sinema bersama Sinemart dijadwalkan penayangannya di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 Februari.

Baca juga: Deddy Mizwar optimistis Indonesia bisa jadi pusat industri film Islam

Ide ceritanya berfokus pada kehidupan tokoh Nurul (Ira Wibowo) dan suaminya, Qomar (Donny Damara).

Mereka sehari-hari mengelola warung Empal Gentong. Nurul menjadikan warung tersebut sebagai ruang berbagi kasih kepada sesama.

Ira Wibowo menjelaskan karakter Nurul yang diperankan dalam film ini.

"Nurul adalah gambaran banyak ibu di Indonesia yang diam-diam kuat, penuh cinta, dan sering kali menjadi cahaya tanpa pernah meminta untuk dilihat," ujar Ira.

Tapi keadaan mulai berubah ketika Nurul pergi untuk selamanya. Peristiwa tersebut meninggalkan kehampaan mendalam di dalam rumah mereka.

Donny Damara mengatakan tokoh Qomar pun mengalami kesepian akibat kepergian istrinya tersebut.

"Film ini mengajak kita merenung sering kali kita baru memahami arti keluarga dan pengorbanan setelah kehilangan itu benar-benar terjadi," kata Donny.

Keadaan serupa juga dirasakan oleh pemeran tokoh Samsul, Ridwan A. Ghany, dan Azizi, Lavicky Nicholas, kedua putra Nurul, mengenai arti kehadiran ibu mereka.

Film "Rumah Tanpa Cahaya" juga turut menampilkan Dea Annisa, Galabby Thahira, Ence Bagus, dan Widi Dwinanda dalam jajaran pemerannya.

Baca juga: Deddy Mizwar: Film jadi kekuatan besar diplomasi kebudayaan global

Baca juga: Deddy Mizwar puji profesionalisme Inara dalam serial "Lorong Waktu"

Baca juga: Pesan moral dan harapan Deddy Mizwar terhadap serial "Lorong Waktu"

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |