249 mahasiswa STIK laksanakan pengabdian masyarakat di wilayah bencana

2 hours ago 1

Banda Aceh (ANTARA) - Sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan Ke-83/Widya Pratama Seva (WPS) melaksanakan tugas pengabdian masyarakat di daerah terdampak bencana di wilayah hukum Polda Aceh.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Senin, mengatakan pengabdian masyarakat ini untuk membentuk karakter mahasiswa STIK sebagai calon pemimpin Polri yang humanis, berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

"Pengabdian masyarakat ini bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan menjadi ruang pembelajaran kehidupan yang mempertemukan teori, praktik, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam konteks pengabdian nyata kepada masyarakat," katanya.

Ratusan mahasiswa STIK tersebut tiba di Provinsi Aceh melalui Bandara Polonia Medan, Sumatera Utara, dan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Senin.

Baca juga: Perhutani salurkan madu dan minyak kayu putih untuk bencana Sumatera

Mahasiswa STIK tersebut melaksanakan pengabdian masyarakat di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, di antaranya Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Pidie, Kabupaten Aceh Tengah, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tenggara, serta Kabupaten Bireuen.

Perwira menengah Polda Aceh itu, mengatakan dengan pengabdian masyarakat tersebut, mahasiswa STIK dipersiapkan menjadi calon pemimpin Polri secara holistik.

Mereka, ujar dia, ditempa untuk memiliki kepekaan sosial, empati, serta kemampuan berpikir jernih dalam situasi krisis, sekaligus menjunjung tinggi etika, integritas, dan penghormatan terhadap martabat manusia, khususnya para korban bencana.

"Dengan kehadiran ratusan mahasiswa STIK di wilayah terdampak bencana di Aceh, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif serta membantu mempercepat proses pemulihan dan pemulihan sosial masyarakat setempat," kata Joko Krisdiyanto.

Baca juga: PLN: Pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana hanya tinggal 13 desa

Baca juga: Kasad pastikan pemulihan pascabencana dipercepat jelang Ramadan

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |