Yogyakarta (ANTARA) - Pembalap Moto3 Veda Ega Pratama dan pembalap Moto2 Mario Suryo Aji menyempatkan diri menemui para penggemar di Yogyakarta, Minggu, sebelum bertolak ke Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika untuk menjalani sejumlah agenda latihan pada masa jeda paruh musim.
Kehadiran kedua pembalap tersebut dalam acara Homecoming Tour Local Heroes Indonesia bertema "Indonesia Mendunia" di kawasan Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta disambut antusias masyarakat dan penggemar mereka.
"Saya senang sekali bisa pulang dan disambut hangat, rasanya bisa kembali menikmati suasana Yogyakarta, termasuk makanannya," kata Veda.
Veda mengaku belum sempat pulang ke rumahnya di Gunungkidul karena setibanya di Yogyakarta langsung menghadiri rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pertamina, PT Astra Honda Motor (AHM), bersama para mitra pada masa jeda kompetisi.
"Baru sampai tadi pagi, tapi sudah sempat makan bakmi godog," ujarnya.
Sebagai warga Gunungkidul, Veda mengaku tidak melupakan kuliner khas daerah asalnya, yakni walang goreng yang menurutnya telah dibawakan oleh timnya.
"Kalau walang goreng juga sudah dibawakan," katanya.
Baca juga: Veda Ega tak ingin fokus kejar rookie of the year Moto3
Menurut Veda, agenda di Yogyakarta berlangsung singkat karena pada Senin (20/7), keduanya akan bertolak ke Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika untuk menjalani latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi MotoGP Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
"Baru tadi pagi sampai di Jogja, besok berangkat ke Mandalika," ujarnya.
Sementara itu, pembalap Moto2 Mario Suryo Aji mengatakan dirinya bersama Veda baru kembali dari Jerman dan memanfaatkan masa jeda kompetisi untuk memulihkan kondisi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi paruh kedua musim.
"Kita sempat kompetitif di fase pertama, tapi ada cedera sehingga harus melewatkan balapan kurang lebih lima sampai enam match," katanya.
Mario mengaku mulai kembali membalap di Moto2 setelah menjalani masa pemulihan cedera dan mendapatkan banyak pembelajaran ketika ia menjalani masa pemulihan.
"Yang bisa dipelajari dari fase berat itu adalah menunggu dan bagaimana caranya bisa bangkit lagi," ujarnya.
Usai sesi bincang-bincang, Veda dan Mario langsung dikerumuni penggemar yang ingin berfoto serta meminta tanda tangan.
Baca juga: Veda tak percaya dengan "Marquez curse" di Sirkuit Mandalika
Baca juga: Pertamina luncurkan rangkaian Road to MotoGP Indonesia 2026
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































