Universitas Mataram uji teknologi ubah sampah jadi energi bersih

3 hours ago 1
Biodigister portable adalah hasil kolaborasi Universitas Mataram, BRIDA NTB, dan Yayasan Rumah Energi sebagai alternatif pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan

Mataram (ANTARA) - Universitas Mataram mulai menguji teknologi biodigister portable yang mampu mengubah sampah organik menjadi energi bersih biogas sebagai upaya mengurangi timbulan sampah organik yang memenuhi tempat pembuangan akhir di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rektor Universitas Mataram Sukardi mengatakan teknologi itu tidak hanya menjadi sarana penelitian dan pembelajaran, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam pengelolaan sampah organik di lingkungan kampus.

"Beberapa bulan ke depan, kami melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja biodigester portable untuk memastikan teknologi itu dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan," ujar dia dalam pernyataan di Mataram, Rabu.

Sukardi menuturkan, biodigister portable adalah hasil kolaborasi Universitas Mataram, BRIDA NTB, dan Yayasan Rumah Energi sebagai alternatif pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan.

Baca juga: Pemkot Jaksel kaji RPTRA sebagai lokasi pengembangan teba modern

Teknologi itu dievaluasi dalam beberapa bulan ke depan sebelum diterapkan lebih luas melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota.

Ia menjelaskan biodigester portable bekerja dengan mengolah limbah organik menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Selain menghasilkan gas, teknologi tersebut juga menghasilkan produk turunan yang dapat dimanfaatkan kembali guna mendukung penerapan ekonomi sirkular.

"Bodigester portable merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan kampus berorientasi energi hijau," ucap dia.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB I Gede Putu Aryadi mengatakan inovasi tersebut berpotensi menjadi alternatif pengelolaan sampah organik yang dapat diterapkan lebih luas di daerah.

Menurut Aryadi, salah satu keunggulan teknologi biodigister portable adalah kemampuan memantau produksi gas secara digital yang membuat proses operasional menjadi lebih terukur dan efisien.

BRIDA NTB siap memfasilitasi penguatan ekosistem inovasi melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan pelaku industri kecil dan menengah (IKM), termasuk mendorong pemanfaatan teknologi tersebut pada sektor pangan dan agroindustri.

"Langkah itu dilakukan agar hasil penelitian tidak berhenti pada tahap akademik, tetapi mampu menciptakan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan," pungkas Aryadi.

Baca juga: Kepulauan Seribu mampu olah sampah organik jadi kompos dalam 10 jam

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |