Fasilitas air bersih Pulau Kelapa dipastikan mampu antisipasi El Nino

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu memastikan air bersih yang tersedia di fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) milik PAM Jaya di Pulau Kelapa mampu menghadapi fenomena El Nino dan musim kemarau.

SWRO merupakan teknologi desalinasi yang mengubah air laut menjadi air bersih dengan menggunakan membran bertekanan tinggi.

"Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pastikan ketersediaannya. Karena itu, kami terus mendorong berbagai solusi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PAM Jaya dan sektor swasta, agar pelayanan air bersih bagi warga tetap terjaga," kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan upaya tersebut menjadi salah satu langkah antisipasi menghadapi potensi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino yang dapat memengaruhi ketersediaan air bersih bagi warga.

Dia menegaskan kebutuhan air bersih menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau permukiman.

Air bersih, kata dia, memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga aktivitas ekonomi warga.

"Air bersih digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga, kesehatan, hingga mendukung kegiatan usaha warga. Karena itu, keberadaannya harus menjadi tanggung jawab bersama dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat," ujar Fadjar.

Baca juga: Kepulauan Seribu mampu olah sampah organik jadi kompos dalam 10 jam

Dia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pengembangan infrastruktur air bersih di Kepulauan Seribu. Kolaborasi yang terjalin itu diharapkan dapat mempercepat peningkatan layanan dan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

"Kami berharap seluruh proses yang sedang berjalan dapat segera terealisasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Dukungan dari pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan penyediaan air bersih yang berkelanjutan," tutur Fadjar.

Sementara itu, petugas PAM Jaya Pulau Kelapa Hafizhul Wahyudi menjelaskan kondisi operasional fasilitas SWRO di Kepulauan Seribu saat ini berbeda di masing-masing lokasi.

Dia menyebutkan SWRO Pulau Kelapa Harapan masih berstatus off produksi, sedangkan SWRO Pulau Kelapa Dua beroperasi normal dan terus melayani kebutuhan air bersih masyarakat.

"Kami terus melakukan pemantauan serta memastikan seluruh sistem berjalan optimal agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga," ungkap Hafizhul.

Lebih lanjut, dia menegaskan PAM Jaya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dan pihak terkait untuk menjaga keberlanjutan layanan air bersih, khususnya dalam menghadapi musim kemarau dan potensi dampak El Nino.

Baca juga: Pemkab bentuk Kader GPS, targetkan 100 persen rumah tangga pilah sampah

Baca juga: Job Fair Kepulauan Seribu 2026 dibuka, panitia siapkan kapal ke lokasi

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |