ANCAP mulai uji mobil pertama dengan protokol keselamatan baru 2026

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Program Penilaian Mobil Baru Australasia (Australasian New Car Assessment Program / ANCAP) telah memulai pengujian lokal terhadap model baru pertama yang akan dinilai berdasarkan protokol keselamatan 2026 baru yang lebih ketat.

Laman warta otomotif Australia, Drive, Rabu, waktu setempat melaporkan, ANCAP belum mengungkapkan mobil mana yang sedang diuji, namun dalam sebuah cuplikan video yang dirilis di media sosial, terlihat dua boneka uji tabrak (dummy) yang telah dipasangi sabuk pengaman dan peralatan pengujian di dalam sebuah kendaraan yang tampak merupakan SUV.

Diketahui bahwa lembaga independen internasional yang menguji keamanan kendaraan bermotor baru melalui uji tabrak tersebut telah membeli sejumlah unit kendaraan ini untuk keperluan pengujian. Langkah tersebut dapat dilakukan jika pabrikan tidak mengajukan model mereka untuk diuji.

Baca juga: SUV Denza B8 dari BYD dapat lima bintang dalam uji tabrak ANCAP

Secara khusus, ANCAP mempertimbangkan seberapa populer model tersebut, seberapa relevan model itu akan bertahan di pasar pada masa mendatang, tingkat keselamatan para pesaing di segmennya, serta rekam jejak keselamatan mereknya.

Namun, pertimbangan lain juga dievaluasi, seperti apakah kendaraan tersebut merupakan kendaraan rendah emisi, apakah ditujukan untuk armada perusahaan atau layanan transportasi daring, serta daya tariknya bagi pengemudi yang dianggap lebih berisiko.

Selain itu, segala indikasi bahwa versi kendaraan yang dijual di Australia memiliki perbedaan tingkat keselamatan dibandingkan versi luar negeri juga akan mendorong ANCAP untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

ANCAP juga akan menghindari mengeluarkan biaya untuk menguji model yang sudah atau akan diuji oleh mitranya di Eropa, Euro NCAP, guna menghindari pengeluaran yang tidak perlu.

Baca juga: Mitsubishi klaim skor bintang empat untuk ASX baru cukup aman

Beberapa model baru yang telah hadir di showroom Australia memenuhi kriteria tersebut, termasuk Toyota RAV4, Honda Prelude, GAC Aion UT, Foton Tunland, serta BYD Atto 2 dan BYD Sealion 5.

Diketahui bahwa memperoleh peringkat keselamatan bintang lima akan menjadi lebih sulit berdasarkan protokol baru 2026.

Sistem penilaian kini dibagi menjadi empat pilar baru, yaitu: berkendara aman (safe driving), pencegahan kecelakaan (crash avoidance), perlindungan saat kecelakaan (crash protection), dan keselamatan pasca-kecelakaan (post-crash).

Selain memperluas penilaian terhadap fitur bantuan keselamatan, perlindungan penumpang dewasa, penumpang anak, dan pengguna jalan yang rentan, ANCAP kini juga akan menilai gangguan perhatian pengemudi (driver distraction) dan kesalahan penggunaan pedal (pedal misapplication) secara lebih mendalam.

Baca juga: Tesla Model 3 peroleh peringkat keselamatan bintang lima baru

Artinya, pabrikan akan memperoleh nilai tambahan jika menyediakan kontrol fisik untuk fitur-fitur yang sering digunakan, seperti lampu sein dan wiper kaca depan.

Sementara itu, sistem bantuan pengemudi canggih (advanced driver assistance systems / ADAS) akan diperiksa lebih ketat terkait tingkat akurasinya.

Penilaian tabrakan fisik juga akan mengalami perubahan. Di antaranya adalah penambahan boneka uji yang mewakili perempuan dalam uji tabrakan frontal offset, penggunaan penghalang yang dapat berubah bentuk (deformable barrier) pada uji tabrakan frontal lebar penuh sebagai pengganti dinding kaku, serta persyaratan agar airbag tirai tetap mengembang jika kendaraan terguling.

Baca juga: Subaru Crosstrek dan Impreza 2025 terima peringkat ANCAP bintang lima

Penilaian keselamatan pasca-kecelakaan juga akan memberikan poin bagi fungsi panggilan darurat yang dapat menghubungi pihak berwenang apabila kendaraan mendeteksi kecelakaan serius.

Selain itu, ANCAP akan menilai apakah gagang pintu elektronik dapat diakses dengan mudah setelah terjadi kecelakaan.

Untuk memperoleh peringkat bintang lima, sebuah kendaraan harus meraih setidaknya 80 persen pada penilaian perlindungan saat kecelakaan dan keselamatan pasca-kecelakaan, 70 persen pada uji pencegahan kecelakaan, serta 60 persen pada kategori berkendara aman.

Baca juga: Chery TIGGO Cross raih bintang 5 sertifikasi keamanan ANCAP

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |