Jakarta (ANTARA) - Menatap layar dalam waktu lama berisiko mengganggu otot mata dapat menjadi tegang dan lelah. Integrasi teknologi telah meresap ke setiap aspek kehidupan sehari-hari, membuat layar menjadi bagian dominan dari aktivitas.
Terdapat latihan otot mata yang membantu mengurangi kelelahan akibat paparan layar berlebih, sebagaimana laporan Hindustan Times, Rabu (18/3) waktu setempat.
Ketua divisi Ophthalmologist di Medanta The Medicity, Dr. Sudipto Pakrasi menyampaikan pentingnya mengambil istirahat secara teratur dari layar untuk mengurangi ketegangan digital.
Baca juga: Dokter: Gangguan penglihatan berdampak pada kesehatan jiwa anak
Dr. Sudipto Pakrasi membagikan tiga cara mudah untuk meredakan ketegangan otot mata, meliputi ikuti aturan 20-20-20, di mana setiap 20 menit, pandanglah objek yang berjarak sekitar 6 meter (20 kaki) selama 20 detik untuk mengurangi ketegangan mata akibat layar.
Kemudian, kedipkan mata secara sadar saat menggunakan layar untuk meningkatkan stabilitas film air mata dan mengurangi mata kering.
Serta fokus bergantian dekat–jauh, alihkan pandangan antara objek yang dekat dan jauh untuk mengurangi kelelahan fokus sementara.
Dr. Pakrasi menyarankan mereka yang sering menatap layar juga meluangkan waktu di luar ruangan.
“Menghabiskan waktu yang cukup di luar ruangan dikaitkan dengan manfaat kesehatan mata secara keseluruhan,” ujar dia.
Selain itu, pencahayaan yang tepat saat bekerja juga sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Dokter mata ini menambahkan bahwa pola makan seimbang juga berperan penting untuk kesehatan mata jangka panjang.
Ia menyarankan tambahan mengonsumsi wortel, ubi jalar, bayam, dan sayuran hijau lainnya karena mengandung vitamin C yang melindungi kesehatan kornea.
Selain itu, sayuran hijau gelap mengandung lutein dan zeaxanthin yang melindungi mata dari paparan cahaya dan membantu mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia (AMD) dan katarak. Makanan kaya vitamin C, seperti jeruk dan lemon, juga mendukung kesehatan penglihatan.
Baca juga: Kemenkes perluas layanan kesehatan mata terintegrasi lewat CKG
Baca juga: Penanganan awal di rumah ketika alami mata kering
Baca juga: Pentingnya konsultasi dengan dokter untuk atasi mata kering
Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































