Bandarlampung (ANTARA) - KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat sebanyak 39.678 penumpang telah menggunakan layanan kereta api (KA) pada periode 11 hingga 21 Maret 2026, atau dalam masa arus mudik Lebaran.
"Total penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api pada masa arus mudik 39.678, dengan puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 3.928 orang," kata Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari di Bandarlampung, Sabtu.
Dia mengatakan angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi kereta api selama arus mudik Idul Fitri.
"Tentunya, dengan antusias masyarakat menggunakan kereta api untuk aktivitas, kami terus mengoptimalkan kesiapan operasional di berbagai lini guna memastikan seluruh perjalanan berjalan dengan aman dan lancar," ujar Azhar.
Dia menekankan KAI Tanjungkarang mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap perjalanan kereta api, mulai dari pemeriksaan sarana, pengawasan prasarana, seperti jalur rel dan jembatan, hingga kesiapan petugas di lapangan yang tetap siaga selama masa angkutan Lebaran.
“KAI memastikan seluruh perjalanan kereta api didukung oleh sarana yang andal serta prasarana yang terjaga dengan baik. Petugas kami juga disiagakan 24 jam untuk mengawal operasional agar tetap berjalan aman dan lancar,” tutur Azhar.
Selain itu, lanjut dia, KAI juga memperkuat pelayanan di stasiun dengan menghadirkan petugas tambahan guna membantu pelanggan, memberikan informasi perjalanan, serta memastikan proses naik dan turun penumpang berlangsung tertib.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mendukung kelancaran operasional selama masa angkutan Lebaran, termasuk dalam pengamanan dan pengaturan perjalanan kereta api," pungkas Azhar.
Baca juga: DIVRE IV siagakan 2.499 personel hadapi arus mudik Lebaran 2026
Baca juga: KAI Tanjungkarang ingatkan warga tak ngabuburit di area rel kereta api
Baca juga: KAI Tanjungkarang: Jumlah penumpang naik 14 persen pada libur panjang
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026


















































