Martapura (ANTARA) - Satu mobil pemudik terjun ke parit dan terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Sabtu pagi, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono saat dihubungi dari Palembang, Sabtu, mengatakan bahwa perjalanan mudik berubah menjadi mimpi buruk setelah sebuah mobil keluarga dengan jumlah penumpang empat orang mengalami kecelakaan tunggal hingga kendaraan terbakar.
Dia mengatakan insiden bermula saat kendaraan jenis minibus Honda HRV warna abu-abu melaju dari arah Palembang menuju Cempaka.
Diduga karena pengemudi mengantuk, mobil kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terjun ke parit di sisi jalan.
Benturan keras tak terhindarkan ketika kendaraan menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi kejadian hingga mobil hangus terbakar karena terjadi kebocoran bahan bakar.
"Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut," katanya.
Aparat kepolisian dari Polsek Cempaka bersama Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.
Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan arus lalu lintas di jalan raya.
Proses pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga setempat hingga api berhasil dijinakkan.
"Identitas korban saat ini masih dalam pendataan. Namun, kami pastikan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," tegasnya.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi peringatan keras bagi para pemudik agar tidak mengabaikan faktor kelelahan saat berkendara karena keselamatan menjadi prioritas utama, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama arus mudik dan balik Lebaran.
"Kami terus meningkatkan edukasi keselamatan serta pengawasan di jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026 guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari," ujarnya.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































