Thom, Witan, dan Marselino antusias usai Indonesia hadir di FC 26

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pemain timnas Indonesia, yaitu Thom Haye, Witan Sulaeman, dan Marselino Ferdinan mengaku antusias setelah tim Garuda hadir di game simulasi sepak bola populer, FC 26 dan FC Mobile.

Timnas Indonesia dengan pemain-pemain seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Emil Audero, hingga Thom sampai Marselino, lengkap dengan jersi terbaru bersama Kelme, kini dapat dimainkan penggemar tim Garuda mulai Kamis setelah peluncuran kerja sama resmi antara PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) dan juga EA Sports FC.

"Tentu saja, saya rasa semua orang tahu EA Sports. Semua orang menyukai gaming saat ini. Dan bagi para penggemar, bisa berada di sini dan menikmati permainan seperti ini sungguh sangat menyenangkan," kata Thom saat ditemui awak media termasuk ANTARA di acara peluncuran kolaborasi ini di Jakarta Selatan, Kamis.

Sedangkan bagi Witan, ia menyambut baik kerja sama yang menghadirkan timnas Indonesia di FC 26 dan FC Mobile. Ia mengatakan kerja sama ini akan membuat euforia menyaksikan tim Garuda semakin besar setelah para penggemar dapat memainkan negaranya sendiri di game ini.

"Kita tahu euforia sepak bola di negeri kita ini sangat-sangat tinggi, jadi untuk fan timnas khususnya pasti sangat berpengaruh juga. Mereka bisa bermain game EA Sports ini dan mereka bisa menggunakan juga negara kita karena Indonesia juga akan ada di EA Sports Mobile," kata pemain Persija Jakarta itu,

Ia mengaku ketika memainkan game ini suka menggunakan Barcelona dengan Lamine Yamal-nya. Di lingkungan timnas sendiri, ia mengatakan suka bermain bersama Marselino.

"Saya sering lawan Marsel (Marselino Ferdinan). Biasa saya bantai dia, biasa dia bantai juga saya," ucap Witan.

Baca juga: Timnas Indonesia resmi hadir di FC 26 dan FC Mobile

Untuk Marselino, pemain yang berkarir di Oxford United tersebut juga bangga timnas Indonesia hadir di FC 26 dan FC Mobile, apalagi kini ia bisa memainkan dirinya sendiri di FC 26 dan FC Mobile.

"Perasaannya senang soalnya yang saya bilang tadi saya sering main FIFA. Apalagi ada timnas Indonesia, ya seru bisa pakai diri sendiri sometimes. Terus bisa kasih tahu bahwa Indonesia juga ada national team-nya di FIFA. So, sangat menarik untuk masyarakat dan Indonesia sendiri," ungkap dia.

Sementara itu, Managing Director GSI Marsal Masita mengatakan salah satu faktor terbesar terjalinnya kerja sama ini adalah EA Sports melihat besarnya pasar di Indonesia, juga mereka melihat pencapaian sepak bola tanah air yang belakangan ini mendapat perhatian dunia.

"Iya, saya rasa dua hal kali ya. Yang satu sudah pasti market-nya besar, karena mungkin dilihat juga secara komunitas FC Mobile di sini cukup besar dibanding negara-negara lain. EA Sports itu kan game simulasi terbesar ya, dan mereka core-nya memang di sepak bola," jelas dia.

"Yang kedua, mungkin secara prestasi saya rasa mungkin belakangan ini bisa dilihat kita cukup mendapat perhatian dunia. That's why mereka recognize kita sebagai salah satu yang ikut di 'The World’s Game' ini duluan dibanding negara ASEAN lainnya," tambah dia.

Lebih lanjut, Marsal mengatakan kerja sama yang terjalin dua tahun dengan EA Sports FC ini akan menghadirkan "program besar" untuk Indonesia di Piala Asia 2027 Arab Saudi pada Januari tahun depan.

Baca juga: Nova targetkan Indonesia lolos Piala Asia U20 2027 sebagai juara grup

Baca juga: Marselino: John Herdman menerima saya dengan baik

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |