Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez mengakui begitu kesulitan sembuh dari cedera saraf yang membuatnya kurang percaya diri ketika tampil di lintasan.
"Ketika kamu mempunyai problem pada saraf, percayalah itu lebih mengerikan dari cedera patah tulang atau otot karena saraf menghubungkan segalanya," ujar Marc Marquez dikutip dari laman MotoGP, Jumat.
Marc mengatakan sangat kesulitan mengontrol situasinya meski pada simulator mampu tampil menjanjikan tapi ketika tampil di balapan justru merasakan hal yang sangat buruk.
Juara dunia tujuh kali itu sebelumnya mengalami masalah kompresi saraf di area bahu kanannya yang disebabkan oleh pergeseran baut atau sekrup dari operasi bahu sebelumnya.
Baca juga: Marc ingin fokus cari kenyamanan berkendara pascapulih dari cedera
Cedera bahu yang diderita oleh pembalap asal Spanyol kala tampil di MotoGP Indonesia tahun lalu itu kini terus menghantuinya sebagai sebuah gangguan.
"Sekarang saya tidak punya masalah koneksi saraf. Kami pikir penangan klinis adalah segalanya untuk mengembalikan jaringan saraf yang menghubungkan otot butuh waktu untuk kembali normal," ujar Marc.
Jawara bertahan MotoGP ini diberi lampu hijau untuk kembali ke lintasan pada latihan bebas 1 MotoGP Italia yang berlangsung Jumat.
Meski tampil di sesi FP1, hal tersebut tidak menggaransi Marc akan tampil pada balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Mugello.
Marc harus menjalani sesi penanganan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui kondisinya apakah sudah siap atau belum untuk memulai balapan.
Baca juga: Marc Marquez dapat lampu hijau tampil di FP1 GP Italia
Baca juga: Michele Pirro gantikan Alex Marquez pada MotoGP Italia 2026
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































