Jakarta (ANTARA) - Telkomsel meraih tiga penghargaan utama pada ajang Global Telecoms (Glotel) Awards 2025 yang digelar di London, Inggris, Selasa (23/12), sekaligus mencatatkan kemenangan tiga tahun berturut-turut pada ajang penghargaan internasional industri telekomunikasi tersebut.
Tiga penghargaan yang diraih Telkomsel masing-masing kategori Connecting the Unconnected, IoT Innovation of the Year, dan Delighting the Customer.
Penghargaan kategori Connecting the Unconnected diraih melalui proyek Nias Digital Inclusion Breakthrough yang dikembangkan bersama Ericsson. Proyek tersebut menghadirkan akses layanan digital di wilayah Kepulauan Nias dengan memanfaatkan jaringan microwave jarak jauh hingga 180 kilometer serta teknologi Far Edge Core berbasis cloud-native.
Sementara itu, penghargaan IoT Innovation of the Year diperoleh melalui solusi Telkomsel IoT InTANK, yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi proses inspeksi tangki industri. Inovasi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi operasional serta mempercepat waktu pemeriksaan.
Adapun kategori Delighting the Customer diraih melalui proyek AI-Augmented Digital Twins hasil kolaborasi dengan Huawei, yang mengintegrasikan data jaringan, layanan, dan produk secara real time untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Komisaris Telkomsel Rico Rustombi dalam keterangan resmi pada Kamis mengatakan, capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang berdampak bagi masyarakat.
“Meraih kemenangan tiga tahun berturut-turut di Glotel Awards menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mencetak pencapaian dan menetapkan standar baru dalam inovasi,” kata Rico.
Baca juga: Telkomsel raih penghargaan bidang inovasi AI di Thailand
Selain meraih tiga penghargaan utama, Telkomsel juga masuk dalam daftar nominasi pada sejumlah kategori lain, antara lain Telecoms Marketing of the Year dan Delighting the Customer.
Glotel Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Telecoms.com untuk mengapresiasi perusahaan telekomunikasi global berdasarkan aspek inovasi, dampak bisnis, serta keberhasilan implementasi teknologi.
Di tengah pencapaian tersebut, Telkomsel menyatakan tetap memprioritaskan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatera yang terdampak bencana, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Telkomsel mencatat ketersediaan layanan seluler di Sumatera Utara telah mencapai 98 persen, sementara layanan IndiHome mencapai 99 persen. Sejumlah ruas jaringan fiber optik yang sebelumnya terdampak juga dilaporkan telah kembali beroperasi normal.
Di Kepulauan Nias, Telkomsel mengerahkan perangkat konektivitas darurat berbasis satelit serta dukungan logistik untuk memulihkan layanan telekomunikasi yang sempat terputus akibat bencana.
Selain pemulihan jaringan, Telkomsel juga memberikan berbagai bentuk layanan bantuan bagi pelanggan terdampak, antara lain layanan komunikasi gratis, perpanjangan masa aktif, serta penyesuaian tagihan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Telkomsel hadirkan ragam konten hiburan Asia dari Viu
Baca juga: Telkomsel dan AWS cetak ratusan talenta disabilitas mahir Cloud dan AI
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































