Jakarta (ANTARA) - Perumda Pembangunan Sarana Jaya, menghadirkan hunian berkualitas melalui pengembangan proyek "Warna Fine Living", hunian tapak yang mengedepankan konsep keberlanjutan dan berkualitas.
"Kami terus memastikan setiap proyek yang dikembangkan tidak hanya berkualitas secara fisik, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi lingkungan dan kenyamanan hidup," kata Direktur Utama Sarana Jaya Bernard Yohanes dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
"Warna Fine Living" merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk properti yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta berorientasi pada keberlanjutan.
Ia mengungkapkan, dengan konsep yang kuat serta progres pembangunan yang terus berjalan, perusahaan milik Pemprov DKI Jakarta itu optimistis Warna Fine Living akan semakin diminati masyarakat dan mampu mendorong kinerja pemasaran perusahaan di tahun 2026.
Bernard menyatakan bahwa konsep ini menghadirkan harmoni antara hunian modern dan lingkungan alami, melalui penataan kawasan yang memperhatikan keseimbangan ekosistem, ruang terbuka hijau, serta kualitas hidup penghuni.
Perumahan tapak tersebut berlokasi di Situ Gintung, di wilayah Selatan Jakarta, proyek Warna Fine Living dikembangkan di atas lahan seluas 10.566 meter persegi (m²) yang dirancang secara terencana sebagai kawasan hunian terpadu.
Baca juga: Pengembang tawarkan rumah tapak baru di selatan Jakarta
Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Sarana Jaya dalam menghadirkan alternatif hunian tapak berkualitas di wilayah penyangga Jakarta yang terus berkembang.
Bernard mengungkapkan, Warna Fine Living dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang hidup yang menyatu dengan alam.
"Melalui pendekatan desain yang terintegrasi, proyek ini menawarkan lingkungan yang nyaman, sehat, serta mendukung gaya hidup modern yang berkelanjutan," katanya.
Adapun proyek ini menghadirkan beragam pilihan tipe hunian yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban, di antaranya tipe Amethyst dengan luas bangunan 167 m² dan luas tanah 84 m², serta tipe Irish Deluxe dengan luas bangunan 129 m² dan luas tanah 66 m².
Setiap unit dirancang dengan tata ruang yang optimal, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara yang baik untuk menunjang kenyamanan penghuni.
Bernard menambahkan, sejalan dengan pengembangan proyek yang terus berjalan hingga Februari 2026, Sarana Jaya telah merealisasikan pembangunan rumah contoh (show unit) tipe Deluxe 6x11 di kawasan proyek.
Kehadiran rumah contoh ini, lanjutnya, menjadi bukti progres pengembangan sekaligus memberikan gambaran nyata kepada masyarakat terhadap kualitas hunian yang dihadirkan.
Baca juga: Perumda Sarana Jaya gandeng Japnas pasarkan produk cat
Baca juga: KI DKI minta BUMD Sarana Jaya jadi badan publik informatif
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































