Relawan PLN pulihkan instalasi listrik di 15 masjid terdampak di Aceh

1 month ago 13
...Masjid adalah urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan pascabencana

Jakarta (ANTARA) - PLN menurunkan sebanyak lebih dari 140 relawan untuk membersihkan material lumpur sekaligus memastikan keamanan instalasi listrik di 15 masjid terdampak bencana di sejumlah titik di Aceh.

Aksi ini difokuskan pada lima wilayah terdampak terparah: Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah.

"Masjid adalah urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan pascabencana. PLN tidak tinggal diam; relawan kami kerahkan untuk menyisir setiap lokasi yang terdampak parah," kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melalui keterangan di Jakarta, Jumat.

Selain pembersihan fisik, PLN juga menyalurkan bantuan Al-Qur'an, peralatan shalat, paket sound system, hingga kubah masjid.

Melalui berbagai upaya tersebut, suara azan kini kembali menggema di sejumlah wilayah yang menjadi bagian dari Serambi Mekah tersebut.

Baca juga: Prabowo apresiasi petugas bekerja lebih dari 20 hari tangani bencana

Sulaiman, salah seorang jamaah di Masjid Al-Huda di Kuala Simpang, Rantau, Aceh Tamiang mengaku bersyukur atas upaya tersebut.

"Selama dua minggu kami berusaha membersihkan secara mandiri, namun keterbatasan alat membuat kami kewalahan. Kehadiran tim PLN dengan alat berat sangat membantu menyingkirkan lumpur tebal, sehingga kami bisa kembali melaksanakan shalat Jumat," ungkap Sulaiman.

Apresiasi senada datang dari Rudi Muharram, pengurus Masjid Al-Ikhwan di Bener Meriah. Ia berterima kasih atas bantuan alat ibadah dan pemulihan fasilitas yang membuat masjid mereka kembali hidup.

Baca juga: Satu komando untuk meningkatkan resiliensi pascabencana

Baca juga: Dirut PLN: Semua gardu induk di Aceh sudah bertegangan

Baca juga: Srikandi PLN IP berikan pendampingan moril bagi korban banjir di Sumatera

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |