Hotel Kampoeng Indonesia Hadir di Kawasan Memorial Imam Bukhari, Dorong Wisata Religi Internasional

4 days ago 11

Jakarta (ANTARA) - Hotel Kampoeng Indonesia resmi melakukan soft opening di kawasan Kompleks Memorial Imam Bukhari, Samarkand, Uzbekistan. Hotel bintang 3 ini menjadi akomodasi pertama yang beroperasi di kawasan ziarah yang terus berkembang dan semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev, menyambut positif kehadiran Hotel Kampoeng Indonesia yang dibangun oleh investor asal Indonesia. Selain memberikan kontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi lokal, kehadiran hotel ini juga menjadi simbol penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Uzbekistan.

Kompleks Memorial Imam Bukhari yang membentang di area seluas sekitar 45 hektare kini berkembang menjadi salah satu ikon wisata religi utama di Samarkand, dengan kapasitas kunjungan hingga 65.000 orang per hari. Kehadiran fasilitas akomodasi seperti Hotel Kampoeng Indonesia diharapkan dapat mendukung kenyamanan para peziarah dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.

Acara soft opening ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Uzbekistan, Siti Ruhaini Dzuhayatin, bersama Wakil Gubernur Samarkand, Rustam Kobilov, serta CEO EGI Resources, Erslan Gazali Ibrahim.

Prosesi pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan seni budaya Indonesia, termasuk tari Legong, berbagai tarian nusantara, serta pertunjukan angklung yang mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan. Suasana semakin interaktif ketika para undangan turut serta memainkan angklung bersama. Sajian kuliner khas Indonesia seperti rendang dan tongseng turut dihidangkan, melengkapi pengalaman budaya Indonesia dalam acara tersebut. Sebelumnya, rangkaian acara juga diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur.

Kehadiran Hotel Kampoeng Indonesia menjadi bagian dari komitmen EGI Resources sebagai perusahaan investasi asal Indonesia dalam memperluas jejaring usaha di tingkat global, khususnya di sektor pariwisata dan hospitality.

Lebih dari itu, proyek ini juga dirancang untuk menghadirkan model bisnis yang saling menguntungkan, di mana aktivitas wisata dan akomodasi yang dikelola di luar negeri tetap memiliki keterkaitan strategis dengan ekosistem ekonomi Indonesia. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang tercipta diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, termasuk bagi pelaku usaha dan industri pendukung di Indonesia melalui arus wisatawan, layanan, serta keterlibatan rantai pasok nasional.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |