Puluhan ribu orang kunjungi TIM sepanjang libur natal-tahun baru

1 month ago 21

Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro mencatat puluhan ribu orang mengunjungi Taman Ismail Marzuki (TIM) pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Selama periode tersebut, total kunjungan masyarakat ke kawasan TIM tercatat mencapai 67.198 pengunjung,” kata Direktur Utama PT Jakpro (Perseroda), Iwan Takwin di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan lonjakan kunjungan selama musim liburan ini menjadi indikator kuat perubahan preferensi wisata masyarakat perkotaan dan menjadi bukti nyata bahwa ruang-ruang edukasi sains, seni, dan budaya masih menjadi magnet utama bagi warga Jakarta maupun wisatawan domestik dari wilayah sekitar.

“Keberhasilan ini mempertegas posisi Taman Ismail Marzuki sebagai ruang publik strategis dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global berbasis budaya dan pengetahuan,” kata dia.

Salah satu magnet utama kunjungan masyarakat adalah Teater Bintang Planetarium Jakarta.

Sepanjang musim libur sekolah dan libur Natal dan Tahun Baru, Planetarium Jakarta mencatat lebih dari 5.500 pengunjung, dengan penjualan tiket yang secara konsisten habis terjual baik melalui pembelian daring maupun pembelian langsung di lokasi.

Baca juga: Planetarium bertransformasi jadi pusat edukasi sains interaktif berbasis AI

Capaian ini menunjukkan tren positif terhadap wisata edukasi sains di tengah masyarakat.

Tingginya minat masyarakat terhadap Planetarium Jakarta, kata Iwan, mencerminkan tingginya minat wisata berbasis sains dan teknologi di Jakarta, khususnya di kalangan keluarga dan pelajar, yang kini lebih memprioritaskan pengalaman belajar yang interaktif dan bernilai edukatif.

“Angka lebih dari 5.500 pengunjung Planetarium Jakarta bukan sekadar statistik, melainkan indikator bahwa wisata edukasi memiliki daya pikat yang sangat kuat dalam mendorong pariwisata Jakarta yang berkualitas,” ujarnya.

Selain Planetarium, TIM juga memainkan peran krusial sebagai jembatan literasi sains yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Untuk menjadi kota global, Jakarta dituntut untuk menyediakan fasilitas publik yang tidak hanya modern, tetapi juga mampu menginspirasi warganya.

Teater Bintang Planetarium Jakarta kini hadir dengan teknologi proyeksi langit terbaru yang memberikan pengalaman edukatif kelas dunia, sejajar dengan planetarium di kota-kota besar internasional.

Baca juga: Pramono minta tiket Planetarium tak seluruhnya dijual online

Aktivasi planetarium diarahkan tidak hanya sebagai ruang pertunjukan astronomi, tetapi juga sebagai pusat edukasi sains dan antariksa yang imersif dan interaktif.

Pembaruan yang dilakukan mencakup sistem pertunjukan dan visualisasi astronomi digital, simulasi tata surya berbasis data sains terkini, serta penguatan fungsi edukasi bagi pelajar, mahasiswa, komunitas sains, dan masyarakat umum.

Ke depan, Planetarium Jakarta juga akan dilengkapi dengan AI Virtual Host, pemandu digital berbasis kecerdasan buatan yang menyajikan informasi astronomi, sejarah Planetarium Jakarta, serta konten edukasi sains secara interaktif.

"Kehadiran AI Virtual Host ini direncanakan menggunakan representasi figur Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai simbol dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi," kata Iwan.

Selain aktivasi Planetarium Jakarta, kawasan TIM selama musim liburan juga diramaikan oleh berbagai kegiatan, mulai dari konser musik, kegiatan komunitas, konferensi, pameran, hingga beragam program seni dan budaya lintas disiplin.

Baca juga: Sejarah dan kebangkitan Planetarium Jakarta usai 13 tahun tutup

Pihaknya mendorong TIM tidak hanya sebagai pusat pertunjukan, tetapi sebagai ekosistem kreatif yang hidup dan berkelanjutan.

“Integrasi antara Planetarium Jakarta, ruang-ruang seni budaya, serta fasilitas pendukung seperti Paviliun Raden Saleh merupakan bagian
dari komitmen Jakpro dalam membangun ruang publik yang relevan dengan kebutuhan kota modern,” ujar Iwan.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |