Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto tiba di Istana Elysee, Prancis, Kamis, sekitar pukul 15.40 waktu setempat atau 20.40 WIB disambut oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istri Brigitte Macron.
Dipantau melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo tiba menggunakan kendaraan sedan berwarna putih dan mendapat pengawalan kenegaraan.
Presiden Prabowo tampak mengenakan setelan jas berwarna abu-abu, lengkap dengan peci dan kacamata hitam.
Baca juga: Diaspora Paris bahagia bisa Shalat Idul Adha bersama Prabowo
Lagu kebangsaan "Indonesia Raya" kemudian dilantunkan dan Presiden Prabowo langsung memberikan penghormatan, disusul dengan lagu kebangsaan Prancis "La Marseillaise".
Seusai upacara penyambutan, Presiden Prabowo kemudian mengenalkan jajaran menteri Kabinet Merah Putih yang turun mendampinginya dalam lawatan ke Paris kali ini.
Para menteri yang hadir, yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Tampak hadir juga putra Presiden Prabowo, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Hediprasetyo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca juga: Presiden Prabowo tiba di Prancis untuk kunjungan kenegaraan
Presiden Prabowo juga sempat mengikuti parade militer dengan menaiki mobil komando ACMAT atau yang biasa digunakan tamu negara/tamu kehormatan/kepala negara Prancis untuk berkeliling Istana Elysee.
Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis pekan ini, dalam rangka memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sempat tertunda.
Undangan untuk berkunjung kembali ke Prancis disampaikan oleh Macron saat menerima kunjungan terakhir Prabowo di Paris bulan lalu.
Kala itu, Presiden Macron mengusulkan kembali waktu kunjungan pada akhir Mei, yang kemudian dilakoni Prabowo pada pekan ini. Kunjungan kenegaraan ke Prancis sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Baca juga: Mensos: Kunjungan Presiden ke Prancis bawa manfaat bagi Indonesia
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































