Prabowo: Hubungan RI dan Prancis berada di tingkat terbaik selama ini

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Hubungan Indonesia dan Prancis berada pada tingkat yang terbaik selama ini, demikian disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataan pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis waktu setempat.

"Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat, menurut saya yang terbaik selama ini," kata Presiden Prabowo sebagaimana dipantau dari tayangan langsung laman YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Prabowo menilai hubungan kedua negara saat ini sangat baik dan sejalan dalam sejumlah sikap di tingkat internasional. Menurut Presiden Prabowo, kondisi tersebut tidak terlepas dari dukungan langsung Presiden Macron terhadap hubungan bilateral Indonesia dan Prancis.

"Dalam beberapa hal, Indonesia dan Perancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron," katanya.

Kepala Negara mengatakan hubungan Indonesia dan Prancis di bidang pertahanan berjalan sangat baik. Kerja sama di bidang sains dan teknologi juga terus berkembang.

Sementara di bidang pendidikan, Prabowo menegaskan pemerintah Indonesia ingin meningkatkan kerja sama dengan Prancis.

Presiden menyebut telah menginstruksikan agar sekolah-sekolah di Indonesia mulai mempelajari bahasa Prancis.

"Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Perancis, melihat perkembangan dunia ke depan," ucapnya.

Baca juga: Prabowo: RI-Prancis dukung Solusi Dua Negara dan kemerdekaan Palestina

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menilai kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional menunjukkan sikap yang tegas dan konsisten terhadap prinsip-prinsip yang dipegang Republik Prancis.

Lebih lanjut Presiden juga menyampaikan penghargaan atas penerimaan yang diberikan Pemerintah Prancis kepada dirinya dan delegasi Indonesia selama kunjungan di Paris.

Prabowo mengatakan pada tahun ini dirinya telah tiga kali mengunjungi Prancis. Selain itu, pada tahun lalu Indonesia juga mendapat kehormatan diundang untuk mengikuti Parade Militer Hari Nasional Prancis (Bastille Day) pada 14 Juli 2025.

Menurut Prabowo, undangan tersebut menjadi kehormatan besar bagi Indonesia.

"Tahun lalu, Indonesia mendapat kehormatan besar karena diundang bisa ikut dalam defile 14 Juli, hari kebangsaan bagi Republik Prancis. Ini saya kira kehormatan sangat besar. Mungkin kita negara Asia pertama yang defile di benua Eropa," katanya.

Baca juga: Prabowo disambut pelukan hangat oleh Macron saat tiba di Istana Elysee

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto tiba di Istana Elysee, Prancis, Kamis, sekitar pukul 15.40 waktu setempat atau 20.40 WIB disambut oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istri Brigitte Macron.

Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis pekan ini, dalam rangka memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sempat tertunda.

Undangan untuk berkunjung kembali ke Prancis disampaikan oleh Macron saat menerima kunjungan terakhir Prabowo di Paris bulan lalu.

Kala itu, Presiden Macron mengusulkan kembali waktu kunjungan pada akhir Mei, yang kemudian dilakoni Prabowo pada pekan ini. Kunjungan kenegaraan ke Prancis sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Para menteri yang mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Tampak hadir juga putra Presiden Prabowo, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Hediprasetyo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Baca juga: Prabowo instruksikan semua jenjang sekolah pelajari bahasa Prancis

Baca juga: Diaspora RI di Prancis: Prabowo sosok pejuang modern tak kenal lelah

Baca juga: Momen hangat diaspora RI di Paris rayakan Idul Adha bersama Prabowo

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |