Polres Priok edukasi pelajar mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan

2 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok mengedukasi pelajar SMK Al Jihad, Papanggo, Jakarta Utara, tentang pemanfaatan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan melalui Program Paham AI.

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar dapat memahami perkembangan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan Program Paham AI itu tidak hanya memberikan wawasan kepada para pelajar mengenai kecerdasan buatan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu menggunakan teknologi secara positif, cerdas, dan bertanggung jawab.

Menurut dia, pemahaman terhadap teknologi digital perlu diimbangi dengan kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul di ruang siber.

Pihaknya juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan dan etika dalam menggunakan teknologi digital.

“Termasuk sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk cyber crime (kejahatan siber) yang dapat menyasar kalangan pelajar," ujar Alrasyidin.

Baca juga: Pemprov DKI optimalkan teknologi dan AI dalam tata kelola kota

Dia pun berharap program tersebut dapat meningkatkan literasi digital generasi muda sekaligus membangun kesadaran mengenai penggunaan teknologi secara aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga mendorong terciptanya generasi muda yang tidak hanya melek teknologi.

“Kami juga mendorong mereka mampu memanfaatkan perkembangan kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran dan kegiatan positif lainnya,” tutur Alrasyidin.

Sebanyak 80 siswa mengikuti kegiatan tersebut, dengan narasumber anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Daffa Raihantara Budiman, Brigadir Aditia Juniardi W, Briptu Dimas, dan Bripda Alfian Awaludin.

Para siswa mendapatkan materi mengenai pengenalan kecerdasan buatan, termasuk pemahaman dasar tentang perkembangan dan pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia pendidikan.

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti pretest dan posttest AI, kegiatan Cerita Jeda, serta memperoleh sertifikat otomatis Program Paham AI bagi siswa yang telah menyelesaikan rangkaian evaluasi tersebut.

Para peserta turut diperkenalkan dengan Website Senopati Academy sebagai salah satu sarana pendukung pembelajaran dan pengembangan pengetahuan mengenai teknologi.

Baca juga: Rano: Jakarta tak ingin lewatkan peluang ekonomi dari perkembangan AI

Baca juga: Pram akui ada peran AI untuk bangun Jakarta jadi lebih baik

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |