Depok (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), memberikan edukasi kepada ibu rumah tangga di kawasan Regol Wetan, Sumedang, Jawa Barat agar melek keuangan digital berbasis syariah.
Anggota Tim PkM PNJ Atif Windawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Depok, Minggu mengatakan kegiatan PkM itu memberi edukasi cara menyusun perencanaan keuangan keluarga berbasis prinsip syariah, mulai dari memisahkan pos kebutuhan dan keinginan, menyisihkan dana darurat, hingga membangun kebiasaan menabung yang konsisten.
"Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah Participatory Action Learning (PAL), yakni peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi langsung praktik mencatat arus kas rumah tangga masing-masing didampingi oleh narasumber dan tim pelaksana," katanya.
Dengan cara ini, lanjut dia peserta diharapkan dapat langsung menerapkan ilmu yang didapat begitu kembali ke rumah, tanpa harus menunggu waktu lama untuk mempraktikkannya.
Menurutnya, pencatatan keuangan bukan sekadar kegiatan catat-mencatat, melainkan pondasi agar keluarga bisa lebih tenang dan terarah dalam mengelola rezeki sesuai prinsip syariah.
Baca juga: UNJ terjunkan calon guru bangun budaya baca untuk masyarakat marginal
Baca juga: UNJ kenalkan nelayan teknologi sonar sederhana tingkatkan tangkapan
Ia berharap kebiasaan mencatat ini terus dilakukan peserta secara rutin, tidak hanya selama pendampingan berlangsung.
Selain itu, pada kegiatan yang berlangsung Jumat (31/7) itu, peserta melihat demonstrasi aplikasi pencatatan keuangan digital berbasis situs web yang dikembangkan oleh Tim PkM Asisten Ahli Program Studi D4 Akuntansi Keuangan PNJ.
Para peserta tampak antusias membuat akun dan mencoba mencatat pengeluaran secara langsung, sehingga harapan agar kebiasaan mencatat ini dapat terus berlanjut semakin optimistis terwujud.
Selain pendampingan langsung, setiap peserta juga dibekali buku saku bertajuk “Buku Pintar Kelola Keuangan Keluarga".
Buku itu berisi panduan sederhana seputar pengelolaan anggaran rumah tangga, mulai dari mencatat pemasukan-pengeluaran, memilah kebutuhan dan keinginan, sampai tips menyisihkan dana darurat dan tabungan keluarga.
Tim pelaksana PkM Jurusan Akuntansi PNJ berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti di satu kali pertemuan, melainkan bisa terus berlanjut dan direplikasi di wilayah-wilayah lain di Sumedang.
Harapannya, semakin banyak keluarga yang mampu mengelola keuangan secara mandiri dan sesuai prinsip syariah, sehingga tercipta apa yang disebut sebagai “keluarga maslahah” keluarga yang sejahtera lahir maupun batin.
Kegiatan PkM itu bertajuk “Digitalisasi Perencanaan Keuangan Syariah” ini digelar di Gedung Sumedang Creative Center, Jalan Cut Nyak Dien.
Baca juga: BCA libatkan mahasiswa bangun desa wisata lewat Genera-Z Berbakti 2026
Baca juga: ULM kirim mahasiswa mengabdi di Ibu Kota Nusantara
Pewarta: Feru Lantara
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































