Jakarta (ANTARA) - Dewan Nasional (DN) Pergerakan Indonesia Maju (PIM) menilai Astacita Presiden Prabowo Subianto mengenai pembangunan desa akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Bagi saya, positifnya dari pemerintahan Pak Prabowo itu adalah ketika mengucapkan secara eksplisit, membangun dari desa, jadi membangun Indonesia dari desa itu dari akar rumput, dari grassroots," ucap nggota DN PIM, Ulla Nuchrawaty Usman, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Ia menegaskan, pembangunan desa tidak boleh hanya berfokus kepada sumber daya elektoral karena proses menuju Indonesia maju hanya dapat dicapai dengan upaya menyejahterakan desa.
"Itu luar biasa karena kantong penduduk kita itu ada di sana, jangan dieksploitasi desa hanya untuk elektoral, tapi disejahterakan kuncinya di sana, sebetulnya. Jadi, kalau Indonesia itu mau maju, ya dari desa dan masyarakat desa disejahterakan," ujarnya.
Desa yang sejahtera, menurut dia, akan berdampak kepada kemandirian masyarakat, dan mengurangi beban pemerintah dalam menangani berbagai masalah, khususnya kekerdilan atau gizi buruk.
Ia juga mengatakan apabila pembangunan desa diutamakan, termasuk membangun 75 ribu desa dan 10 kelurahan di dalamnya, mengurangi masalah kekerdilan pada anak.
"Kalau desa ini diberdayakan masyarakatnya, kita harapkan memang Indonesia itu sejahtera dalam arti yang sebenarnya. Tentu tidak ada lagi kekerdilan. Pak Prabowo masih menghadapi kekerdilan hampir di semua daerah, bukan hampir lagi, semua Jakarta saja sudah (terdampak) stunting," ungkapnya.
Selain itu, menurut dia, tekad pembangunan desa sesuai dengan tindakan pemerintah untuk mengentaskan posisi ekonomi masyarakat yang sedang stagnan di kelas menengah atau middle income trap.
Kementerian Keuangan melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, imbuh Ulla, sedang memerangi middle income trap tersebut dan mengapresiasi pemerintah dalam beberapa pencapaian di bidang ekonomi dan ketahanan masyarakat.
"Ini (middle income trap) yang Pak Purbaya juga sedang perangi gitu, agar kita naik kelas. Secara ekonomi, saya sangat setuju dengan tekad yang luar biasa itu," tuturnya.
Pewarta: Benardy Ferdiansyah/Muhammad Rizki
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































