Pertamina: Pemberdayaan UMKM jadi strategi ciptakan keberlanjutan

5 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) menyebutkan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui berbagai program merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan Pertamina berkomitmen terus mendampingi UMKM agar semakin tangguh, adaptif, dan berdaya saing, sehingga mampu tumbuh dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk global.

Baron mengatakan salah satu program pemberdayaan Pertamina adalah melalui Rumah BUMN dengan menyelenggarakan webinar Kartini 2026, yang diikuti lebih dari 500 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

"Ajang dalam rangka memperingati Hari Kartini ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM agar semakin tangguh dan mampu naik kelas di tengah dinamika global," kata Baron.

Sementara itu, Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) and Small Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) Management Pertamina Rudi Ariffianto, dalam sambutannya saat membuka webinar pada Rabu (22/4), menyoroti tantangan ekonomi global saat ini, termasuk kenaikan biaya produksi yang berdampak pada daya jual UMKM.

"Saat ini, UMKM sedang diuji daya tahannya. Namun, indikator ekonomi kita menunjukkan kondisi yang cukup baik. Ketahanan yang kuat harus diiringi dengan inovasi dan kegigihan agar UMKM mampu membuka peluang pasar baru dan terus meningkatkan daya saingnya," ujar Rudi.

Webinar itu menghadirkan pembicara, Nilamsari Sahadewa, Founder Kebab Turki Baba Rafi, yang berbagi pengalaman membangun bisnis dari skala gerobak hingga menembus pasar internasional.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya fondasi bisnis yang kuat, budaya kerja, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi pertumbuhan usaha, termasuk strategi membangun merek dan menghadapi krisis.

Sejalan dengan itu, Pertamina melalui 30 Rumah BUMN telah membina sebanyak 15.884 UMKM.

Sepanjang Januari-Maret 2026, tercatat 1.323 sertifikasi, 267 pelatihan, serta 179 pameran lokal yang difasilitasi Pertamina untuk UMKM binaan.

Baron menambahkan momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan, inovasi, dan ketangguhan harus terus hidup dalam diri pelaku UMKM Indonesia untuk melangkah lebih jauh dan membawa produk lokal ke panggung dunia.

Peringatan Hari Kartini, lanjutnya, juga menegaskan pentingnya bijak energi di tengah tekanan biaya dan dinamika global.

Efisiensi dan pemanfaatan energi berkelanjutan bukan sekadar menekan biaya, tetapi menjadi kunci daya saing dan nilai tambah UMKM.

"Dengan langkah ini, UMKM tak hanya bertahan, tapi melaju lebih kuat sekaligus berkontribusi pada ketahanan energi nasional," kata Baron menjelaskan.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |