Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar mendorong penguatan industri kustom otomotif nasional yang memiliki potensi besar untuk ekspor.
“Tentunya belajar mengenai industri yang baru ini. Untuk industri lokal, nasional, dan ekspornya supaya, kita bisa ada value added untuk ekspor,” ujar Wamenekraf Irene, dalam keterangan resminya yang diterima dan dikonfirmasi pada Sabtu.
Dalam melakukan visitasi dan dialog dengan pelaku industri kreatif otomotif di Motovillage, Jakarta, Jumat (24/4), Wamenekraf Irene menegaskan pentingnya memahami kebutuhan industri yang tengah berkembang, termasuk potensi ekspor yang telah dicapai pelaku lokal ke berbagai negara.
Baca juga: Kemenekraf jembatani 12 jenama fesyen lokal ke pasar global lewat ASIK
Ia juga menyoroti peran subsektor kreator konten dalam mendukung promosi industri otomotif, yang dinilainya turut mampu menjadi medium efektif dalam memperkenalkan potensi daerah Indonesia ke pasar internasional.
Lebih lanjut, pemanfaatan teknologi digital dinilai membuka peluang baru bagi pelaku usaha, tidak hanya melalui produk fisik, tetapi juga melalui pengembangan aset digital yang memiliki nilai ekonomi.
“Mengenai digital asset bukan hanya bermain tetapi kita mengharapkan can sell the digital asset, jadi bukan hanya dari sisi kreativitas tetapi dapat meningkatkan aspek ekonomi khususnya dalam dunia digital,” jelas dia.
Kementerian Ekonomi Kreatif berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku industri, sehingga subsektor kustom otomotif dapat berkembang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing global.
Sementara itu, Motovillage dikenal sebagai pusat aktivitas komunitas kendaraan roda dua dan otomotif yang menghadirkan berbagai fasilitas dalam satu lokasi, mulai dari showroom, bengkel, hingga ruang kreatif yang mendukung ekosistem industri.
Founder Motovillage Umar Lubis mengaku semakin bergairah atas perhatian pemerintah dan berharap dukungan ini semakin memperluas jaringan industri kreatif otomotif di Indonesia.
“Kita sangat berharap ke depannya dalam waktu cepat ada perhatian yang konkret terhadap industri kreatif otomotif di Indonesia, kami siap menjadi hub untuk bisa membantu,” kata Umar Lubis.
Baca juga: Kemenekraf tegaskan inovasi kearifan lokal jadi penggerak ekonomi
Baca juga: Buka Parade Imlek Nusantara, Wamenekraf: Cerminan persatuan bangsa
Baca juga: Wamenekraf dorong IP lokal dengan pendekatan kolaborasi hexahelix
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































