Pemkab Sragen hadirkan internet gratis bagi 22 desa kategori miskin

3 months ago 27

Sragen, Jawa Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen telah menyediakan akses internet gratis bagi 22 desa miskin prioritas untuk menjadi desa internet.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas menjelaskan, pihaknya memiliki program prioritas untuk membuat desa-desa yang dikategorikan sebagai desa miskin memiliki fasilitas internet gratis. Pemerintah Sragen menargetkan ada 61 desa miskin yang akan dijadikan desa internet.

"Di Kabupaten Sragen sendiri, kami memprioritaskan desa-desa miskin untuk bebas menjadi desa internet. Ada 61 desa miskin dan di desa itu kami memprioritaskan untuk gratis internetnya, sekarang sudah ada 22 desa miskin yang kami bebaskan gratis internetnya," kata Sigit saat peresmian Kampung Internet di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Rabu.

Sigit mengatakan, program tersebut mendapat sambutan positif dari generasi muda yang kini bisa lebih mudah mengakses internet dan tanpa perlu mengeluarkan biaya.

"Anak-anak muda yang bilang (berkomentar) bagus adalah karena internetnya gratis Jadi tidak perlu beli pulsa lagi, mereka bisa kumpul di titik-titik tertentu memanfaatkan internet gratis," ujar dia.

Sigit menilai, pemanfaatan internet dan teknologi digital dapat menjadi solusi untuk persoalan di sektor-sektor strategis daerah tersebut, terutama di bidang pertanian.

"Kami pernah mengusulkan supaya ada dana alokasi khusus untuk daerah pertanian Karena kami tidak boleh mengkonversi lahan pertanian ke industri. Ketika kami tidak bisa mengkonversi itu berarti sama dengan akselerasi kemajuan kami itu relatif tidak cepat," terangnya.

Baca juga: Kemkomdigi dan Kemendes PDT bekerja sama sediakan akses internet desa

Namun, dengan pemanfaatan teknologi seperti Internet of Things (IoT), manfaatnya bisa dirasakan untuk memajukan sektor pertanian di Sragen sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

"Ditengah pesimisme kita kesulitan untuk mengkonversi ke lahan industri, ini (pemanfaatan IoT) akan menjadi lebih mudah. Petani bisa mengurangi biaya produksi bisa kurang lebih dari 50 persen sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani-petani kami," kata Sigit.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan masyarakat untuk menggunakan akses internet dalam mendorong produktivitas sektor unggulan di daerahnya.

Dia menyampaikan hal tersebut saat meresmikan program Kampung Internet di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang membuka 87 titik akses internet di dua desa yakni Desa Sribit dan Desa Tlogotirto.

"Kita harapkan ketika (akses internet) masuk ke desa-desa ini dimanfaatkan untuk hal-hal yang meningkatkan produktivitas sektor utama di daerah-daerah sekitar. Jadi itu titipan kita, khususnya kepada anak-anak muda, agar ini menjadi pemanfaatan untuk produktivitas," kata Meutya.

Baca juga: Menkomdigi sebut 2.333 desa belum terkoneksi internet

Baca juga: Menkomdigi ingatkan pemuda gunakan internet untuk dorong produktivitas

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |