Pemilik akui tertidur saat api hanguskan tempat fotokopi di Jakbar

2 months ago 27

Jakarta (ANTARA) - Pemilik tempat usaha fotokopi Endang Budi Rahayu (39) mengaku tengah tertidur bersama dengan keluarga saat kebakaran melahap rumah sekaligus tempat usaha fotokopinya pada Rabu dini hari.

Dia mengatakan api kebakaran yang berasal dari sebuah kamar kosong di rumahnya itu pertama kali disadari oleh ibunya yang baru saja kembali dari toilet.

"Awalnya, mama saya sudah bangun duluan dan sedang berada di WC. Nah, ketika balik dari WC itu, mama saya lihat ada merah-merah dari kamar kosong, mama saya langsung teriak kebakaran, tetapi apinya sudah terlanjur besar,” kata Endang di lokasi kejadian, Rabu.

Menyadari teriakan ibunya, Endang beserta lima anggota keluarganya sontak terbangun.

Saat terbangun, api sudah membesar sehingga ia dan keluarganya segera berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Mama teriak kencang kebakaran, tetapi apinya sudah besar. Jadi, kita ada tujuh orang, langsung keluar semua, saya juga bawa anak kecil. Jadi, barang-barang dan berkas penting tidak ada yang bisa diselamatkan,” cerita Endang.

Dia mengungkapkan bagian rumah yang terbakar itu meliputi lantai atas dan bawah. Bagian bawah merupakan tempat usahanya membuka jasa fotokopi.

“Yang terbakar atas bawah, itu rumah saya semua. Sumber api dari kamar kosong di lantai satu. Di bawah itu usaha fotokopi saya. Saya belum tahu apakah semua ludes atau tidak, karena tadi fokus menyelamatkan keluarga,” jelas Endang.

Dia menduga penyebab kebakaran itu berasal dari korsleting listrik, mengingat kamar tersebut tidak dihuni dan hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan barang.

“Dugaannya korsleting listrik, karena kamar itu kamar kosong yang dijadikan gudang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, tapi berkas-berkas penting tidak ada yang selamat,” ungkap Endang.

Baca juga: Tempat usaha fotokopi di Cengkareng Jakbar hangus terbakar

Sebelumnya, rumah sekaligus tempat usaha fotokopi diketahui hangus terbakar di RT 7 RW 3, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu, sekitar pukul 03.30 WIB.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi menyebutkan laporan awal kebakaran itu diterima pada pukul 03.45 WIB.

“Kita sampai di lokasi sekitar 03.58 WIB. Kita dapat gambar dari warga, terlihat merah dan api sudah besar,” kata Syaiful di lokasi kejadian, Rabu.

Dia menuturkan dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses pemeriksaan karena saat petugas tiba, api sudah membesar.

“Kita kerahkan 14 mobil dengan personel 70 orang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Dugaan sementara masih dalam pengecekan, karena kita sampai sini api sudah besar,” tutur Syaiful.

Baca juga: Program 1 APAR untuk 1 RT sudah dimulai di Jakbar

Baca juga: Legislator: Pengadaan Satu APAR Satu RT perlu disosialisasi

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |