Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan mengatakan, melalui Halo Kemenkes sebagai pusat layanan informasi, aspirasi dan pengaduan masyarakat terkait bidang kesehatan, layanan kesehatan nasional menjadi meningkat dan lebih efisien.
"Selain itu, berdasarkan hasil survei kesehatan masyarakat dua tahun terakhir mendapatkan hasil baik. Survei Kepuasan Masyarakat ini disebarkan via e-mail dan WhatsApp kepada masyarakat yang telah mengakses layanan Halo Kemenkes," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman.
Aji mengatakan di Jakarta, Rabu, bahwa Halo Kemenkes adalah sebagai pusat layanan informasi, aspirasi dan pengaduan masyarakat seputar Kementerian Kesehatan, yang dapat dihubungi melalui kanal telepon, email, dan SMS.
Adapun publik dapat mengakses layanan itu melalui 3 kanal, yaitu telepon di nomor 1500567 ext 1, email dengan alamat [email protected], serta SMS melalui nomor 081281562620.
Dia melanjutkan, Halo Kemenkes adalah sarana untuk memberikan informasi dan menerima aspirasi serta pengaduan dari masyarakat agar dapat ditindaklanjuti lebih cepat oleh unit terkait dalam Kementerian Kesehatan.
Baca juga: Kemenkes: 95,8 persen peserta dewasa CKG kurang aktivitas fisik
Sebelum adanya Halo Kemenkes, akses informasi resmi terbatas, proses pengaduan lambat, dan koordinasi antar unit di Kementerian Kesehatan belum terintegrasi dengan baik.
Halo Kemenkes juga kerap menerima pengaduan dari masyarakat. Oleh karenanya, kata Aji, Halo Kemenkes telah berintegrasi dengan SP4N LAPOR sebagai platform pengelolaan pengaduan nasional sehingga dapat segera didisposisikan dan ditindaklanjuti oleh unit teknis terkait.
Masyarakat yang menyampaikan pengaduannya via Halo Kemenkes kemudian akan diinformasikan nomor tiket SP4N LAPOR dan cara mengaksesnya, sehingga masyarakat dapat melakukan pengecekan berkala tindak lanjut sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
"Halo Kemenkes dalam pemberian layanan kepada masyarakat tidak dapat meninggalkan koordinasi dengan direktorat/unit teknis di Kementerian Kesehatan. Agen Halo Kemenkes memang telah dibekali oleh infobase yang berisikan pengetahuan umum terkait program-program Kemenkes dan FAQ," katanya.
Guna mempermudah koordinasi dengan unit teknis, Halo Kemenkes memiliki WhatsApp Group yang beranggotakan direktorat dan unit teknis, serta untuk eskalasi pertanyaan yang tidak terdapat pada infobase agent. Selain dari WhatsApp Group, eskalasi juga dilakukan melalui Google Spreadsheet.
Baca juga: Kemenkes buka Sandbox Kesehatan 2025 akselerasi inovasi digital RI
"Saat ini hingga 2027, Kementerian Kesehatan sedang mengintegrasikan seluruh layanan helpdesk termasuk Halo Kemenkes di mana proses eskalasi ke unit teknis diharapkan dapat terhubung dengan satu sistem yang sama," kata Aji.
Terkait monitoring dan evaluasi Halo Kemenkes, pihaknya sangat ketat dalam pelaksanaannya, guna memastikan pelayanan harian tetap lancar. Selain itu, katanya, Halo Kemenkes juga melaporkan performa secara mingguan dan bulanan guna bahan monitoring dan evaluasi oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik.
Baca juga: Kemenkes sebut 22 RSUD tipe C selesai pada 2025
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































