PAM Jaya dan WCR berikan edukasi gizi untuk cegah stunting

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Daya Wanita PAM Jaya bersama "Women and Children Resilience" (WCR) melaksanakan program Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air untuk pencegahan stunting di Jakarta.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin di Jakarta, Kamis menegaskan, keterlibatan Daya Wanita PAM Jaya merupakan bagian penting dari pendekatan yang lebih menyentuh keluarga secara langsung.

"Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan sendiri dan tidak bisa hanya lewat satu pendekatan," katanya.

Melalui peran Daya Wanita PAM Jaya, BUMD DKI Jakarta tersebut ingin hadir lebih dekat dengan para ibu, berbagi pengetahuan tentang gizi dan pentingnya air bersih. "Karena dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk," ujar Arief.

Baca juga: MCK komunal di Manggarai rampung direvitalisasi

Melalui kolaborasi ini, Daya Wanita PAM Jaya berharap dapat terus menjadi bagian dari gerakan masyarakat yang peduli terhadap gizi anak dan ketahanan air, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga sehat dan lingkungan yang lebih berdaya.

Sedangkan Ketua WCR, Margaretha Hanita mengatakan, generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan. "Kita tentu berharap anak-anak tumbuh dengan dukungan yang positif, baik dari sisi gizi, lingkungan, maupun pola asuh,” katanya.

Kegiatan ini telah dilaksanakan di tiga titik wilayah Jakarta Utara, yakni di Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Penjaringan dan Kelurahan Rorotan, dengan peserta yang terdiri dari ibu TP PKK, Dasawisma dan kader Posyandu.

Baca juga: PAM Jaya catat 1,17 juta pelanggan dengan cakupan 80,24 persen

Menurut Margaretha, edukasi kepada seorang ibu menjadi titik awal yang sangat penting karena dari sanalah kualitas generasi masa depan dibentuk yang pada akhirnya akan mempengaruhi arah bangsa ke depan.

Melalui sesi edukasi, para peserta diajak memahami pentingnya konsep "Gizi Cerdas", khususnya pemenuhan protein hewani sejak dini, sebagai kunci pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menekankan bahwa pencegahan stunting atau tengkes tidak bisa dilepaskan dari aspek sanitasi dan ketahanan air.

Akses air bersih yang memadai menjadi fondasi lingkungan sehat sehingga anak terhindar dari penyakit infeksi yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |