Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menargetkan dalam kurun waktu dua tahun ke depan kegiatan perbaikan ratusan sekolah jenjang SD dan SMP yang kini dalam kondisi rusak ringan dan berat bisa dituntaskan.
"Kegiatan perbaikan ratusan gedung sekolah mulai 2026 ini lebih dioptimalkan, dan ditargetkan semuanya tuntas dalam kurun waktu dua tahun ke depan," kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa, di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, berdasarkan laporan tim pendataan Dinas Pendidikan Palembang, hingga kini sekitar 35 persen Sekolah Dasar (SD) dan 30 persen Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota ini mengalami kerusakan.
Baca juga: Pemkab Magetan anggarkan Rp5,9 miliar untuk rehabilitasi sekolah
Untuk melakukan perbaikan gedung sekolah yang menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang, yakni tingkat TK, SD, dan SMP dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas atau mengutamakan yang kondisinya rusak berat.
Untuk melakukan perbaikan gedung sekolah itu, kata dia, selain menggunakan anggaran Dinas Pendidikan Palembang juga mengupayakan bantuan dana pemerintah pusat.
"Melalui perbaikan gedung sekolah dan penambahan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kota ini," katanya.
Menurut dia, perbaikan gedung sekolah menjadi salah satu program utama pembangunan di masa kepemimpinannya.
Baca juga: Pemkot Kediri data sekolah rusak untuk diperbaiki
"Dengan tersedianya gedung sekolah yang baik dan memiliki fasilitas pendukung memadai diharapkan anak-anak usia sekolah di kota ini dapat belajar dengan aman dan nyaman," kata Wali Kota Ratu Dewa.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































