Minang Geopark Run 2025 di Bukitinggi mengusung tema "Sumbar Bangkit"

1 month ago 33

Bukittinggi (ANTARA) - Minang Geopark Run (MGR) 2025 mengusung tema "Sumbar Bangkit" yang digelar di Bukittinggi, Minggu, merupakan wujud kepedulian terhadap kondisi Sumatera Barat yang terdampak bencana alam akibat cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, MGR dijadwalkan berlangsung pada 30 November 2025. Namun, seiring dengan perkembangan kondisi cuaca dan dampaknya di sejumlah wilayah Sumatera Barat, penyelenggara memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal.

Founder Minang Geopark Run Yv Tri Saputra mengatakan sebanyak 3.500 pelari menguliti MGR yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia dan paling banyak dari Provinsi Riau.

Menurut dia melalui MGR juga dilakukan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.

Baca juga: Maraton HKSN di Borobudur dukung pemulihan korban bencana Sumatera

"Tahun ini menandai penyelenggaraan MGR untuk ke-6 kalinya sejak pertama kali digelar pada tahun 2018, dengan komitmen yang terus dijaga untuk menghadirkan ajang lari yang berdampak positif bagi daerah," katanya.

Khusus di 2025 ini, katanya, MGR hadir sebagai gerakan yang relevan dengan kondisi daerah. Melalui tema Sumbar Bangkit penyelenggara mengajak pelari dan masyarakat untuk berlari sambil berbagi dan peduli.

"Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Minang Geopark Run 2025 menginisiasi Virtual Charity Run for Sumbar yang berkolaborasi dengan Kitabisa.com. Program ini memungkinkan pelari dan publik untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana," katanya.

Selain fokus pada dampak sosial, MGR 2025 juga memperkuat kontribusi terhadap ekonomi lokal melalui Program UMKM kolaborasi, yang melibatkan pelaku usaha di Kota Bukittinggi.

"Program ini memberikan ruang promosi bagi UMKM, mendorong peningkatan kunjungan, serta menghadirkan diskon khusus bagi peserta Minang Geopark Run," kata Yv Tri Saputra.

Baca juga: Unbrah kirim enam dokter spesialis bantu korban bencana di Agam

Dalam kesempatan yang sama, penyelenggara secara resmi meluncurkan Geopark Run Series 2026, sebuah rangkaian lomba lari berkelanjutan yang akan digelar di berbagai kawasan geopark di Indonesia.

"Selain mendorong gaya hidup sehat, Geopark Run Series juga bertujuan membantu daerah dalam mempromosikan keindahan dan keunikan kawasan geopark melalui penyelenggaraan lomba lari, sebuah olahraga yang digemari oleh masyarakat di berbagai belahan dunia," kata Tri.

Menurut dia Geopark Series dirancang untuk menggabungkan olahraga, pariwisata, pelestarian alam, dan pemberdayaan ekonomi lokal dalam satu ekosistem ajang yang berkelanjutan.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan mendukung sepenuhnya penyelenggaraan MGR sebagai upaya penguatan kembali ekonomi daerah setelah masa bencana serta menyukseskan misi 1.001 ajang di Bukittinggi.

"Ada sekitar Rp22 miliar pendapatan yang hilang di masa bencana karena banyaknya akses yang putus. Kita boleh bersedih namun harus tetap berusaha mencari jalan keluar, jangan sampai lemah. Bukittinggi adalah kota tamu, semakin banyak orang yang datang makan semakin meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Ramlan.

Baca juga: Polda Sumbar bakal bangun sumur bor di 150 titik

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |