Sikapi ancaman krisis, Anwar Ibrahim ajak warga utamakan produk lokal

2 hours ago 3
kekuatan internal merupakan benteng utama dalam menghadapi krisis ...

Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengajak warganya mengutamakan membeli produk-produk lokal untuk memperkuat ekonomi domestik di tengah ancaman krisis energi akibat perang di Timur Tengah.

"Saya mengajak seluruh rakyat untuk memperkuat ekonomi domestik. Utamakan produk lokal dan dukung para pengusaha kita, karena kekuatan internal merupakan benteng utama dalam menghadapi krisis energi global akibat konflik di Asia Barat," kata Anwar Ibrahim saat memimpin Rapat Majelis Tindakan Ekonomi Negara (MTEN), badan penasihat pemerintah Malaysia terkait isu krisis ekonomi, di Malaysia, Selasa.

Anwar menyampaikan rapat MTEN menelaah secara mendalam perkembangan krisis energi global yang semakin meruncing serta implikasinya terhadap perekonomian negara dan kesejahteraan rakyat.

"Hakikatnya, dunia sedang memasuki fase yang lebih menantang dan tidak menentu; dan Malaysia tidak terkecuali dari dampaknya. Oleh karena itu, kita tidak boleh lengah atau terlalu merasa nyaman. Kita harus bersiap siaga dengan disiplin, keteguhan, dan semangat kebersamaan yang tinggi," kata Anwar.

Baca juga: Komite parlemen Iran setujui rencana pungutan tarif tol Selat Hormuz

Di tengah tantangan yang ada, tambahnya, Pemerintah Malaysia menekankan bahwa fondasi ekonomi negara tetap kuat dan berdaya tahan.

Menurut Anwar, pemerintahan MADANI yang dipimpinnya akan terus bertindak secara proaktif berdasarkan data dan realita saat ini, termasuk mendapatkan pandangan dari pihak industri serta usaha kecil dan menengah (UKM) agar setiap langkah yang diambil bersifat menyeluruh, seimbang, dan efektif.

"Insyaallah, setiap keputusan akan terus berlandaskan tanggung jawab dan kepentingan rakyat. Pemerintah akan berupaya memastikan stabilitas pasokan energi tetap terjaga, ekonomi terus berjalan dengan baik, serta kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas dalam setiap tindakan," ujar Anwar.

Baca juga: Parlemen Iran mulai proses penerapan rencana pengelolaan Selat Hormuz

Baca juga: Houthi Yaman ancam tutup Selat Bab al-Mandeb untuk dukung Iran

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |