Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid atau HNW menekankan pentingnya peran organisasi masyarakat (ormas) dalam menjaga kerukunan di Jakarta.
“Dengan keragaman ratusan ormas, jika fokus pada isu-isu spesifik, maka perannya akan besar dalam menjadikan Jakarta lebih baik,” kata HNW dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Hal itu disampaikan HNW usai menerima kunjungan Forum Lintas Ormas (FLO) yang dipimpin Ketua Umum Juaini Yusuf di Ruang Kerja, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Ia berharap Jakarta, dan Indonesia secara umum, tetap berada dalam kondisi aman dan harmonis, sekalipun sekarang konflik global terjadi seperti di kawasan Timur Tengah.
Menurut dia, konflik global seperti perang yang melibatkan Israel, Amerika dan Iran yang bisa menghancurkan harmoni antar-bangsa dan negara seharusnya menjadi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia apalagi di Jakarta, agar Indonesia terus memperkuat persatuan di dalam negeri.
HNW mengungkapkan bahwa dirinya sempat menyampaikan gagasan dalam rapat Komisi VIII DPR RI agar ibadah haji yang melibatkan masyarakat global dan akan berlaku sebentar lagi, dapat dimanfaatkan Indonesia sebagai instrumen diplomasi untuk menghentikan perang dan mendorong terjadinya perdamaian dunia.
“Harusnya Indonesia sesuai amanat Konstitusi, dapat menjadikan haji ini sebagai diplomasi untuk hadirkan perdamaian dan menghentikan perang. Sampaikan kepada pihak-pihak yang berperang, berhentilah perang, hormati hak asasi masyarakat global untuk laksanakan agama, dengan orang Islam melaksanakan ibadah haji ke Mekah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ibadah haji melibatkan umat Muslim dari berbagai negara, termasuk negara-negara yang tengah berkonflik. Karena itu, momentum tersebut dinilai strategis untuk melaksanakan konstitusi hadirkan perdamaian dan mendorong penghentian konflik.
“Kalau mereka berhenti perang karena alasan haji, dan karenanya merasakan perdamaian yang berkah, mudah-mudahan setelah itu tidak perang lagi,” kata HNW.
HNW menambahkan, upaya menjaga kedamaian global sejalan dengan kepentingan nasional, termasuk untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia secara luas.
Ia menilai Jakarta memiliki karakter sebagai kota yang sejak lama hidup dalam keberagaman. Hal ini tercermin dari keberadaan berbagai komunitas berbasis daerah yang diakui bahkan menjadi identitas nama seperti Kampung Ambon, Kampung Jawa, Kampung Makassar, hingga Kampung Bali.
Menurut dia, keberagaman tersebut harus terus dijaga oleh semua pihak termasuk oleh ormas yg ada di Jakarta, sebagai kekuatan sosial.
“Fitrah kita sebagai warga Jakarta itu memang toleran dan guyub. Dengan semangat Idul Fitri, kita ingin mengembalikan fitrah Jakarta itu yakni semangat kebersamaan,” ujarnya.
Karena itu dia mengapresiasi peran organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bisa menjadi wadah penting dalam memperkuat persaudaraan dan persatuan di tengah keberagaman.
HNW menegaskan bahwa keberagaman ormas, baik berbasis agama, budaya, profesi, maupun kepemudaan, merupakan potensi besar untuk membangun kolaborasi demi kepentingan masyarakat Jakarta dan Indonesia.
Baca juga: HNW: Muhammadiyah hadirkan berbagai Ijtihad positif untuk bangsa
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum FLO Juaini Yusuf menyampaikan undangan kepada Hidayat untuk menghadiri acara halal bihalal yang direncanakan berlangsung pada 18 April 2026 di Jakarta Barat.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat soliditas antar ormas sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah.
“Harapannya Pak Kiai (HNW) bisa hadir sebagai Dewan Pembina, untuk menyemangati teman-teman ormas yang sekarang mulai guyub,” ujarnya.
FLO, lanjutnya, saat ini menghimpun banyak organisasi dari berbagai latar belakang. Kepanitiaan acara halal bihalal tersebut juga akan melibatkan perwakilan dari berbagai ormas, dengan target partisipasi sekitar 300 peserta.
Menanggapi hal tersebut, HNW mengapresiasi undangan tersebut. Ia juga mendorong agar Forum Lintas Ormas tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat.
Ia menilai, ormas perlu memetakan berbagai persoalan riil di Jakarta, seperti masalah narkoba, tawuran, judol, pinjol, terorisme, radikalisme, tawuran, dan kejahatan ethika dan sosial lainnya.
“Perlu dipetakan masalah di Jakarta itu apa yang paling dominan, sehingga setiap ormas bisa memberikan kontribusi yang efektif dan terukur,” katanya
HNW juga menekankan pentingnya memanfaatkan momentum hari-hari besar nasional dan keagamaan, seperti Idul Fitri, Hari Kartini, dan Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, Hari Kartini, Hari Olahraga Nasional, Hari Bela Negara dll sebagai sarana memperkuat soliditas antarormas menuju solidaritas antar warga.
Ia berharap, sinergi antara ormas dan pemerintah dapat terus ditingkatkan sehingga Jakarta tidak hanya menjadi kota yang aman dan tertib, tetapi juga menjadi contoh kerukunan, kemajuan dan gotong royong, bagi daerah lain di Indonesia.
Baca juga: HNW rayakan Hari Internasional Memerangi Islamophobia
Baca juga: MPR desak DK PBB sanksi Israel atas serangan gugurkan prajurit TNI
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































